Komisi E Bahas Program Kerja Dinas Kebudayaan di 2020

Selasa, 04 Februari 2020 Reporter: Adriana Megawati Editor: Andry 3398

Komisi E dan Dinas Kebudayaan DKI Bahas Program Kerja di Tahun 2020

(Foto: Adriana Megawati)

Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta menggelar rapat kerja (raker) bersama Dinas Kebudayaan di Gedung DPRD DKI.

Kita akan mengawal program kerja Dinas Kebudayaan di tahun anggaran 2020,

Rapat kerja kali ini membahas program kerja Dinas Kebudayaan DKI Jakarta di 2020.

"Kita akan mengawal program kerja Dinas Kebudayaan di tahun anggaran 2020 ini. Sehingga budaya di Jakarta tetap lestari," ujar Iman Satria, Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Selasa (4/2).

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Iwan Henry Wardhana, tahun ini, pihaknya akan menjalankan 531 kegiatan dengan anggaran Rp 383 miliar. Anggaran tersebut dibagi untuk kegiatan di dinas sebesar Rp 180 miliar, suku dinas Rp 85 miliar dan unit pengelola Rp 117 miliar.

Bentuk kegiatan di dinas di antaranya terkait pembinaan dan pemberdayaan pelaku seni, pemeliharaan, pengembangan dan pemanfaatan cagar budaya serta penyediaan dan pemeliharaan sarana seni budaya.

Iwan melanjutkan, pihaknya juga akan menjalankan rencana aksi Kegiatan Strategis Daerah (KSD) yang berupa pembangunan Taman Benyamin Sueb, pengembangan pariwisata dan budaya melalui revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM), pelaksanaan festival seni dan budaya sepanjang tahun serta pengembangan kawasan wisata atau destinasi di DKI Jakarta.

"Kami menyampaikan program-program dan kegiatan yang ada dinas kebudayaan di tahun anggaran 2020," jelasnya.

Menurut Iwan, dari rencana aksi KSD ini juga terdapat tujuh kegiatan prioritas Dinas Kebudayaan DKI Jakarta seperti perencanaan DED bangunan dan lanskap gedung Benyamin Suaeb dengan anggaran sekitar Rp 1,3 miliar dan waktu pelaksanaannya dari Januari hingga Maret.

Kemudian perencanaan DED tata pamer gedung Benyamin Sueb dengan anggaran sekitar Rp 1,053 miliar dan waktu pelaksanaan dari Januari hingga Maret, masterplan kawasan Pusat Budaya Betawi (PBB) Setu Babakan dengan anggaran sekitar Rp 897 juta dan waktu pelaksanaan dimulai Juni.

Masterplan kawasan Taman Benyamin Suaeb dengan anggaran sekitar Rp 897 juta dan waktu pelaksanaan dimulai bulan Juni, pagelaran kesenian terpilih dengan anggaran sekitar Rp 5,3 miliar dan waktu pelaksanaan dari Februari hingga Desember.

Selanjutnya pengadaan alat musik tradisional dengan anggaran sekitar Rp 616 juta dan waktu pelaksanaan sekitar bulan Juni serta konservasi Gedung Kesenian Jakarta dengan anggaran sekitar Rp 2,4 miliar dan waktu pelaksanaan dimulai Februari hingga Desember.

"Kami akan selalu memunculkan ide-ide kreatif agar kebudayaan kita tetap terjaga," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Komisi E DPRD DKI Terima Audensi Pengurus Yayasan Budaya Kampoeng Kemajoran

Komisi E DPRD DKI Serap Aspirasi Yayasan Budaya Kampoeng Kemajoran

Rabu, 29 Januari 2020 2205

Komisi E Bahas Fungsi Dewan Pengawas Rumah Sakit

Komisi E Bahas Fungsi Dewan Pengawas Rumah Sakit

Senin, 27 Januari 2020 3283

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9265

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3230

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3652

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1946

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1514

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks