Batik Marunda Dipamerkan di Jakarta Fashion Week 2020

Kamis, 24 Oktober 2019 Reporter: Rezki Apriliya Iskandar Editor: Andry 4285

 Batik Marunda Dipamerkan di Jakarta Fashion Week 2020

(Foto: Mochamad Tresna Suheryanto)

Puluhan koleksi Batik Marunda ditampilkan dalam Jakarta Fashion Week (JFW) 2020 yang digelar di Senayan City. Mengusung tema 'Membatik untuk Jakarta', batik hasil karya ibu-ibu Rusun Marunda dan Rusun Rawa Bebek ini, sukses membuat decak kagum para pengunjung JFW 2020.

Ada beberapa koleksi lama yang ditampilkan. Tapi yang terbaru ada enam koleksi berbentuk selendang

"Ada beberapa koleksi lama yang ditampilkan. Tapi yang terbaru ada enam koleksi berbentuk selendang. Semuanya buatan ibu-ibu Rusun Marunda dan Rusun Rawa Bebek," ujar Irma G Sinurat, Pembina Batik Marunda di lokasi, Kamis (24/10).

Ia menyampaikan, dalam kegiatan ini, Batik Marunda tidak hanya dikenakan para model, tapi juga 10 anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) DKI Jakarta. Beragam motif batik mulai dari kerang, ubur-ubur, panorama perkotaan Jakarta, gedung-gedung bertingkat dan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) ditampilkan dalam koleksi Batik Marunda.

"Kita mau out of the box dengan tema flora dan fauna," katanya.

Menurut Irma, Batik Marunda baru kali pertama ditampilkan dalam show (pertunjukan) tunggal JFW.

"Kita pernah ikut JFW tahun lalu. Tapi kita ikut dalam Dekranasda. Sekarang ini show tunggalnya," ucap Irma.

Di tempat yang sama, Ketua Dekranasda DKI Jakarta, Fery Farhati Ganis, mengaku sangat bangga dengan karya ibu-ibu perajin Batik Marunda yang ditampilkan dalam pagelaran busana bergengsi sekelas JFW.

"Desainnya sangat menarik dan bisa bersaing dengan desainer-desainer lain. Ini bentuk pemberdayaan perempuan di rusun-rusun. Kain ini membawa rezeki buat banyak orang," tuturnya.

Fery menegaskan, pihaknya akan terus mendukung dan memfasilitasi para perajin di Jakarta, termasuk pengrajin Batik Marunda agar lebih berkembang dan lebih sukses.

"Alhamdulillah mereka sudah dihargai karena desainnya yang bagus dan berkelas. Memang rencananya kita akan membuat perajin-perajin Jakarta naik kelas. Mudah-mudahan yang lain menyusul," harapnya.

Sementara itu, Khadijah (38), perajin Batik Marunda merasa sangat senang karena karyanya bisa ditampilkan di ajang bergengsi seperti JFW.

"Nggak nyangka bisa sampai tampil di acara ini. Sangat senang produk Batik Marunda sudah sangat maju dan lebih terkenal di masyarakat," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Batik Marunda, Menggali Potensi Lokal Berdayakan Warga

Batik Marunda, Berdayakan Warga Gali Potensi Lokal

Selasa, 02 Juli 2019 3718

Lima Perajin Dekranasda DKI Jakarta Tampil di Panggung JFW 2019

Perajin Binaan Dekranasda Provinsi DKI Ikuti JFW 2019

Kamis, 25 Oktober 2018 3676

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7152

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4839

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2529

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2553

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1222

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks