Mengasah Kemampuan Siswa SMA Bermain Musik Keroncong di PPSB Jakbar

Selasa, 15 Oktober 2019 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 3874

Mengasah Kemampuan Seni Keroncong di PPSB Jakarta Barat

(Foto: Folmer)

Wahyu, siswa kelas XII SMAN 96, tampak serius memainkan alat musik okulele mengiringi alunan lagu Bengawan Solo yang dinyanyikan dengan langgam keroncong, saat berlatih di Pusat Pelatihan Seni Budaya (PPSB) Jakarta Barat (Jakbar), Jalan Rama Raya, Kelurahan Rawa Buaya, Cengkareng.

Melantunkan lagu bernuansa  keroncong sangat unik. Dengan pelatihan ini, saya lebih memahami dan terampil bernyanyi nuansa tempo dulu

Ini menjadi sangat menarik, ketika demam musik K-Pop melanda anak muda Ibukota, ternyata masih ada sekelompok siswa SMA yang begitu antusias untuk mengasah kemampuannya berlatih genre musik keroncong. Kenapa? Sebab, genre musik ini memang bukan favorit di kalangan anak muda.        

Maklum, musik keroncong yang diperkenalkan para pelaut dan budak kapal niaga Portugis sejak abad ke-16 ke Indonesia memang lebih banyak digandrungi generasi tua ketimbang anak muda. Tapi, kenapa para siswa SMA di Jakarta Barat ini tertarik berlatih genre musik ini?

"Keroncong menurut saya unik dan ini membuat saya ingin belajar. Apalagi, saya suka main alat musik okulele yang dominan di musik keroncong," tutur Wahyu, Selasa (15/10).

Pendapat senada disampaikan Yuli, siswi kelas XII SMA 57. Anak kedua dari empat bersaudara yang memiliki hobi bernyanyi ini mengaku, tertarik berlatih musik keroncong agar keterampilannya lebih terasah.  

"Melantunkan lagu bernuansa  keroncong sangat unik. Dengan pelatihan ini, saya lebih memahami dan terampil bernyanyi nuansa tempo dulu," ungkapnya.

Priyo Lestanto, pelatih seni di PPSB Jakarta Barat menjelaskan, peserta pelatihan musik keroncong ini diikuti 30 siswa dari SMAN 96, 57, Al Kamal dan Al Huda.    

"Dengan berbagai kemampuan dasar seni yang dimiliki, mereka  bergabung untuk belajar seni musik keroncong," ungkapnya.

Ia menjelaskan, pelatihan ini digelar untuk menumbuhkan rasa di dalam hati generasi muda terhadap musik bernuansa keroncong.

"Setelah rasa itu muncul, maka mereka akan terus berlatih dan kelak menjadi generasi penerus dalam melestarikan kesenian keroncong," tukasnya.  

Priyo menambahkan, pelatihan seni keroncong bekerja sama dengan sejumlah sekolah telah digelar sejak tanggal 7 Oktober silam. Peserta dengan kemampuan seni masing - masing dipadu menjadi kelompok musik keroncong dilatih selama 10 hari ke depan.

"Pada akhir pelatihan, peserta akan menunjukkan kemampuan memainkan dan melantunkan musik keroncong di hadapan guru dan orang tua. Selanjutnya, mereka dapat terus berlatih mengembangkan kemampuan yang dimiliki," tandasnya.  

BERITA TERKAIT
600 Peserta Telah Mendapatkan Pelatihan di PPSB Rawa Buaya

600 Peserta Telah Dibekali Pelatihan di PPSB Jakarta Barat

Senin, 30 September 2019 6226

 PPSB Gelar Pelatihan Musik Ansamble Pada Siswa Pelajar SMU

Mengenal Lebih Jauh Jenis Musik Ansambel di PPSB Jakbar

Senin, 23 September 2019 13147

 Pelatihan Kesenian Untuk Guru TK dan SD di Gelar di PPSB Jakarta Barat

35 Guru TK dan SD di Jakbar Dibekali Pelatihan Kesenian

Senin, 16 September 2019 2065

Seniman Betawi Apresiasi Kepedulian Pemprov DKI

Seniman Betawi Apresiasi Kepedulian Pemprov DKI

Senin, 16 September 2019 2944

PPSB Jakpus Gelar Pentas Seni Budaya Betawi

PPSB Jakpus Gelar Pentas Seni Budaya Betawi

Selasa, 30 April 2019 3278

BERITA POPULER
Gubernur pramono MUI rezap

Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

Selasa, 11 Agustus 2026 13245

Munjirin Pimpin Panen Sayur sekolah nur

Panen Serentak di Jaktim Hasilkan 2 Ton

Jumat, 14 Agustus 2026 8896

IMG 20260817 WA0044

Dubes Belanda Lihat Kemeriahan Peringatan HUT ke-81 RI di Malaka Jaya

Senin, 17 Agustus 2026 1464

Pemilik bangunan ubah saluran ist

Pemkot Jaksel Tegur Pemilik Bangunan Langgar Aturan

Jumat, 14 Agustus 2026 2178

Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset dan Optimalisasi Anggaran 2026

Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset

Jumat, 14 Agustus 2026 1960

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks