Listrik Mati di Jakarta, Anies Pastikan Pelayanan Publik Tidak Mengalami Gangguan

Minggu, 04 Agustus 2019 Reporter: Mustaqim Amna Editor: Toni Riyanto 2616

Listrik Mati di Jakarta, Anies Pastikan Pelayanan Publik Tidak Mengalami Gangguan

(Foto: doc)

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meninjau langsung beberapa fasilitas pelayanan publik di DKI Jakarta, antara lain proses evakuasi penumpang MRT Jakarta dan sejumlah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) seperti, RSUD Tanah Abang dan RSUD Tarakan pada Minggu (4/8) siang.

Kebutuhan dasar bagi masyarakat

Peninjauan langsung tersebut dilakukan Gubernur Anies usai mendapatkan laporan bahwa pasokan listrik dari PLN terhenti (mati) akibat gangguan pada sejumlah Pembangkit Listrik di pulau Jawa.

"Jadi kita mengetahui tadi siang terjadi listrik mati di berbagai wilayah di Pulau Jawa, termasuk di Jakarta. Kita langsung koordinasi dengan PLN untuk mengetahui masalahnya. Begitu dapat informasi bahwa memang terjadi listrik mati di wilayah Jakarta, langsung kita memastikan 112 berfungsi. Jadi masyarakat Jakarta yang membutuhkan emergency (bantuan darurat). Silahkan kontak 112, layanan kita untuk merespon," ujar Anies, saat meninjau proses evakuasi penumpang di Stasiun MRT Bendungan Hilir (Benhil), dikutip dari siaran pers PPID Provinsi DKI Jakarta.

Anies menjelaskan tim dari Pemprov DKI Jakarta akan segera merespon secara cepat untuk membantu berbagai kondisi darurat, seperti terjebak di gedung tinggi atau berbagai bantuan lainnya yang bermasalah akibat listrik mati. Selain itu, Anies juga mengimbau agar masyarakat berhemat dalam penggunaan air terutama bagi mereka yang masih memakai pompa untuk mengalirkan air.

"Kemudian yang ketiga adalah petugas Dinas Perhubungan. Seluruhnya diterjunkan untuk ke tempat-tempat yang strategis dimana lampu pengatur lalu lintas tidak berfungsi. Kepada masyarakat, agar berhati-hati kalau di jalan, melihat persimpangan jalan yang tanpa lampu pengatur, maka bersabar dan hati-hati," terangnya.

Anies memastikan seluruh fasilitas dan layanan Rumah Sakit di Jakarta tidak mengalami kendala karena semua genset berfungsi optimal. Anies juga mengontrol panti-panti yang menjadi tempat pelayanan bagi masyarakat lansia bisa dipastikan aman.

"Jadi hal-hal yang menyangkut kebutuhan dasar bagi masyarakat di Jakarta, langsung saat itu juga begitu kejadian, kita pastikan berfungsi dengan baik," ungkapnya.

Direktur Konstruksi MRT Jakarta, Silvia Halim menyatakan, proses evakuasi penumpang yang berada di dalam gerbong kereta pada saat listrik mati dipastikan berjalan aman dan lancar. Dari tujuh kereta MRT yang sedang berada di jalur, tiga di antaranya berada di stasiun sehingga evakuasi dapat langsung dilakukan. Sedangkan evakuasi penumpang di empat kereta lainnya dilakukan menuju stasiun terdekat.

"Laporan yang kami terima listrik itu mati 11.50. Kemudian segera sesudah itu langsung dilakukan proses evakuasi. Jadi sekitar 12.50, seluruh proses evakuasi sudah selesai. Selanjutnya, laporan yang kami terima dari tim kami bahwa proses evakuasi berjalan lancar, tidak ada laporan cedera dan lain sebagainya. Yang melakukan evakuasi adalah tim dari stasiun MRT Jakarta. Jadi ada masinis, pihak sekuriti, dan staf kita," bebernya.

Silvi menerangkan terdapat dua sistem independen yang berasal dari dua pembangkit berbeda dan tidak tersambung satu dengan yang lain, yaitu Gardu Induk Pondok Indah dan Gardu Induk CSW. Sistem tersebut didesain agar kejadian total/complete shut down (pemadaman listrik total) tidak terjadi, karena dapat menggantikan (back up) apabila salah satu gardu mengalami down (tidak berfungsi).

"Apa yang terjadi hari ini adalah ternyata dua source independen ini down dua-duanya. Jadi memang ini perlu menjadi kajian kita selanjutnya dengan PLN bagaimana tindak lanjut ke depannya. Memang probabilitas dari kejadian hari ini bisa dibilang sifatnya kecil sekali untuk sampai terjadi dua gardu independen itu down," imbuhnya.

Silvi menambahkan, sistem MRT akan dicek ulang sebelum beroperasi nanti dan memastikan semuanya akan kembali berjalan lancar (berfungsi optimal). Saat ini, PLN diketahui akan mencoba mengaktifkan Pembangkit Listrik di Muara Karang dan di Priok dimana keduanya terhubung dengan MRT Jakarta.

Selain itu, Bidan RSUD Tanah Abang Bella Pratiwi menuturkan genset listrik ultra premium 200kva saat ini cukup untuk kebutuhan listrik gedung rumah sakit yang berkapasitas 197kva.

"Saat ini pelayanan kesehatan di RSUD Tanah Abang aman dan berjalan terus sesuai prosedur meskipun listrik mati karena genset kami mencukup kebutuhan di sini," ucapnya.

Sementara, dihubungi terpisah, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti menegaskan, seluruh rumah sakit dan puskesmas milik Pemprov DKI Jakarta memang sudah dilengkapi genset untuk mengantisipasi apabila listrik padam.

"Pelayanan kesehatan di rumah sakit dan puskesmas, aman terkendali, karena semua punya genset," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Listrik Padam, Dishub Kerahkan 500 Personel untuk Gatur Lalin

Listrik Padam, Dishub Kerahkan 500 Personel untuk Gatur Lalin

Minggu, 04 Agustus 2019 2617

Aliran Listrik di Jakarta Padam, Penumpang Kereta Ratangga Dievakuasi

Aliran Listrik di Jakarta Padam, Penumpang Kereta Ratangga Dievakuasi

Minggu, 04 Agustus 2019 1784

Evakuasi Penumpang Kereta Ratangga Berjalan Lancar

Evakuasi Penumpang Kereta Ratangga Berjalan Lancar

Minggu, 04 Agustus 2019 1720

       Dishub Berupaya Kembangkan Kendaraan Listrik

Dishub Ingin Penggunaan Kendaraan Listrik Lebih Dioptimalkan

Kamis, 01 Agustus 2019 3346

Perairan Kepulauan Seribu Mulai Bersih dari Tumpahan Minyak

Perairan Kepulauan Seribu Mulai Bersih dari Tumpahan Minyak

Minggu, 04 Agustus 2019 2513

BERITA POPULER
750 Warga Terima Bantuan Sosial di Terminal Bus Kampung Rambutan

Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako

Rabu, 17 Juni 2026 5409

IMG COM 202606161328598850

TMR Ramai Dikunjungi Wisatawan

Selasa, 16 Juni 2026 1437

Cuaca hujan ringan dessy doc

Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini

Minggu, 14 Juni 2026 1456

IMG 20260613 WA0042

Sudin LH Jaksel OTT Delapan Pelaku Buang Sampah Sembarangan

Sabtu, 13 Juni 2026 1386

Cuaca cerah Jakarta jati

Langit Jakarta Diprakirakan Cerah Hari Ini

Kamis, 18 Juni 2026 561

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks