Realisasi Investasi Capai Rp 24,7 Triliun di Triwulan Pertama

Senin, 13 Mei 2019 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Toni Riyanto 2581

Realisasi Investasi Capai Rp 24,7 Triliun di Triwulan Pertama

(Foto: doc)

Upaya yang dilakukan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM dan PTSP) Provinsi DKI Jakarta dalam menarik investasi membuahkan hasil positif.

Jakarta masih menjadi primadona bagi para investor,

Berdasarkan laporan Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang dikeluarkan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia, realisasi investasi di DKI Jakarta pada triwulan pertama (Januari-Maret) 2019, tembus hingga Rp 24,7 triliun.

Kepala Dinas PM dan PTSP DKI Jakarta, Benni Aguscandra mengatakan, besarnya nilai investasi itu didukung oleh sejumlah faktor seperti, penyederhanaan izin, inovasi layanan, kampanye sosialisasi, promosi investasi dan upaya lain yang telah dilakukan untuk meningkatkan angka investasi.

"PMA pada triwulan pertama mencapai 955,4 juta dollar Amerika Serikat atau setara Rp 14,3 triliun. Sementara, untuk PMDN sebesar Rp 10,4 triliun," ujarnya, Senin (13/5).

Benni menjelaskan, berdasarkan data realisasi investasi pada triwulan pertama 2019, Jakarta menjadi provinsi dengan jumlah proyek investasi PMDN dan PMA terbanyak di Indonesia. Total terdapat 3.470 proyek investasi dilakukan di Ibukota.

"Realisasi investasi PMDN sebanyak 638 proyek, meningkat 376 persen dari periode yang sama pada tahun lalu (YoY) dengan jumlah 134 proyek. Kemudian, realisasi investasi PMA berjumlah 2.832 proyek, meningkat 144 persen YoY dengan capaian 1.160 proyek," terangnya.

Ia menambahkan, Dinas PM dan PTSP DKI Jakarta optimistis target realisasi investasi, baik dari PMA dan PMD sebesar Rp 100,2 triliun bisa terealisasi.

"Jakarta masih menjadi primadona bagi para investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia," tandasnya.

Untuk diketahui, sektor usaha terbesar yang diminati investor dalam negeri yakni, bidang konstruksi, transportasi, telekomunikasi, industri makanan, tanaman pangan, perkebunan, peternakan, listrik, gas dan air.

Sementara, untuk sektor usaha yang diminati investor asing meliputi, perumahan, kawasan industri dan perkantoran, pertambangan, industri logam dasar, dan barang logam.

BERITA TERKAIT
Realisasi Investasi DKI Jakarta Tahun 2018 mencapai Rp 114,2 triliun

Realisasi Investasi Tahun 2018 Capai Rp 114,2 Triliun

Senin, 04 Februari 2019 2823

DPMPTSP DKI Fokus Tingkatkan Pelayanan Perizinan Pada Musrenbang Provinsi

DPM dan PTSP Fokus Tingkatkan Pelayanan Perizinan

Selasa, 16 April 2019 2736

 Pemprov DKI Gandeng OJK Berikan Sosialisasi Satgas Waspada Investasi Ilegal

Pemprov Gandeng OJK Sosialisasikan Satgas Waspada Investasi Ilegal

Jumat, 05 April 2019 1661

BERITA POPULER
Penumpang mikrotrans cilik ist

Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

Minggu, 11 Oktober 2026 29005

Metrologi DKI Tera Perangkat SPKLU gery ist2

Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

Jumat, 09 Oktober 2026 11510

Evakuasi Korban Hanyut di Ciliwung ist

Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

Kamis, 08 Oktober 2026 6895

Tap jaklingko jati

MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 3828

Satriadi gunawan pol pp jati

Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

Senin, 12 Oktober 2026 1589

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks