Dinkes Ajak Warga Cegah TBC

Minggu, 24 Maret 2019 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Toni Riyanto 3239

DKI Komit Eliminasi TBC Tahun 2030

(Foto: Aldi Geri Lumban Tobing)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengajak masyarakat untuk menerapkan polah hidup sehat mulai dari diri sendiri dengan mengutamakan upaya promotif dan preventif dalam penanggulangan Tuberkulosis (TBC).

Upaya pencegahan TBC perlu terus kita optimalkan,

Kepala Seksi Penyakit Menular, Tular Vektor, dan Zoonotik Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Murni L Naibaho mengatakan, di tahun 2018 diketahui ada  36.122 kasus TBC dan 720 kasus TBC Resisten Obat.

"Upaya pencegahan TBC perlu terus kita optimalkan. Sebab, satu penderita TBC dengan BTA positif berpotensi penularan kepada 10 sampai 15 orang di sekitarnya," ujarnya, Minggu (24/3).

Murni menjelaskan, sejumlah upaya telah dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta seperti, melalui diterbitkannya Pergub Nomor 28 Tahun 2018 tentang Penanggulangan Tuberkulosisi; Rencana Aksi Daerah untuk Penanggulangan TBC; komitmen fasilitas kesehatan dalam pelayanan TBC sesuai standar; serta pembentukan Koalisi Organisasi Profesi dalam upaya penanggulangan TBC.

"Tahun ini kami melaksanakan kegiatan  deteksi dini terduga TBC mulai 27 Februari sampai 22 Maret. Kami menargetkan ada 30 ribu warga yang memeriksakan TBC," terangnya.

Murni menambahkan, kegiatan deteksi dini juga dilaksanakan melalui Gerakan Grebek TBC yang telah berhasil melakukan skrining dan edukasi TBC kepada 46.416. Dari jumlah itu ditemukan sebanyak 7.137 terduga TBC dan setelah dilakukan pemeriksaan penunjang dengan menggunakan mikroskop dan test cepat molekuler ditemukan sebanyak 417 positif penderita TBC.

"Deteksi dini melalui Grebek TBC ini harus menjadi kegiatan yang rutin dan berkelanjutan. Semakin cepat kita menemukan kasus TBC, semakin cepat pula kita memutus mata rantai penularan penyakit tersebut," ungkapnya.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan DKI Jakarta menggelar acara 'Saatnya Indonesia Bebas TBC, Mulai Dari Saya' pada Sabtu (23/3) kemarin dalam rangka memperingati Hari Tuberkulosis Sedunia (HTBS) yang diperingati setiap tanggal 24 Maret.

Selain diisi dengan kegiatan penyuluhan tentang Tuberkulosis secara serentak di seluruh fasilitas kesehatan yang ada di DKI Jakarta, dan sebagai puncak peringatan diresmikan Layanan TBC Resisten Obat di RSUD Pasar Minggu.

Tidak hanya itu, juga dilakukan penandatanganan komitmen 24 Rumah Sakit di wilayah Provinsi DKI Jakarta untuk layanan TBC Resisten Obat sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 350 Tahun 2017 sebagai bukti komitmen Provinsi DKI Jakarta dalam upaya penanggulangan TBC untuk mencapai target Eliminasi TBC Tahun2030.

"Kegiatan ini menjadi salah satu momen penting sebagai tonggak percepatan Eliminasi TBC di DKI Jakarta. Komitmen pemerintah dan partisipasi masyarakat menjadi kunci utama dalam upaya keberhasilan penanggulangan tuberkulosis," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Puskesmas Kecamatan Cengkareng Luncurkan Aplikasi Si JET

Puskesmas Kecamatan Cengkareng Luncurkan Aplikasi Si JET

Senin, 16 Juli 2018 6137

RSUD Tarakan Ditunjuk Sebagai LRI Wilayah Jakarta Pusat

RSUD Tarakan Ditunjuk Sebagai LRI Wilayah Jakarta Pusat

Jumat, 08 Maret 2019 7915

BERITA POPULER
IMG 20261104 WA0056

Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania Tutup Usia

Rabu, 04 November 2026 4302

Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7218

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4914

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 3607

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2706

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks