Selasa, 18 Februari 2014
Reporter: Folmer
Editor: Dunih
2179
(Foto: doc)
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengaku, akan memanggil Direksi PT Jakarta Monorail (JM). Pemanggilan dilakukan terkait mandeknya pengerjaan proyek pembangunan monorel yang sejak lama digadang-gadang akan menjadi moda transportasi modern di ibu kota.
"Kita akan panggil mereka untuk ketemu dan melihat kalau mereka memang bilang sanggup, kita ingin tahu kapan gitu lho," kata pria yang kerap disapa Ahok itu di Balaikota, Selasa (18/2).
Namun, diakui Basuki, Pemprov DKI hingga saat ini belum mengetahui penyebab terhentinya proyek monorel tersebut. Ia juga mengaku tidak berhak turut campur dalam pembangunan monorel, karena PT JM memegang hak atas pembangunan proyek tersebut.
"Dulu dalam perjanjian juga pemprov niatnya baik, tidak berfikir akan macet. Tapi, begitu macet barang-barang yang dia bikin ditahan, dirobohkan enggak boleh. Makanya kita beri ketegasan kalau enggak lanjutkan akan kita bongkar," tegasnya.
Sebab, ia menilai bangunan itu berdiri tanpa izin di atas lahan milik Pemprov DKI. Sejak awal, Basuki juga tidak berkeyakinan pada kapasitas PT JM membangun monorel di Jakarta. Karena itu, jika PT JM tidak segera mengerjakan, Pemprov DKI akan mencari investor lain.
"Jadi kalau dia mau dengan perjanjian yang dirumuskan bersama ini, maka dia boleh terus tapi ada perjanjian kalau kali ini gagal maka semua barang yang sudah ada ini akan dibongkar. Nah ini yang akan kami masukkan dalam kontrak baru," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata
Kamis, 17 September 2026
2542
17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar
Senin, 14 September 2026
1208
Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing
Senin, 14 September 2026
973
111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis
Kamis, 17 September 2026
515
Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York