Biaya Perawatan Bayi Firdaus Ditanggung Pemprov DKI

Selasa, 02 Desember 2014 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Lopi Kasim 7089

Pecah Ban, Nisan Evalia Tabrak 2 Motor

(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)

Untuk memantau dan mengobservasi kelainan yang diderita, bayi Firdaus yang lahir di Puskesmas Kecamatan Koja dengan kondisi tidak normal dipindahkan perawatannya di ruang NICU ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja, Jakarta Utara. Seluruh biaya perawatannya pun ditanggung Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Kalau di RSUD Koja kita utamakan perawatan dahulu, soal biaya belakangan. Saat ini Firdaus ditanggung Pemprov DKI dan BPJS-nya sudah selesai dibuat

Sebelumnya, bayi Muhammad Firdaus lahir pada Minggu (30/11) dengan kelainan yang disebut konginetal multi organ. Bayi tersebut terlahir dengan kondisi tangan kiri tidak memiliki 3 jari, kaki kanan tidak memiliki tapak dan kulit kepala mulai dari ubun-ubun hingga belakang tidak terbentuk dengan sempurna.

Setelah dilahirkan sekitar pukul 16.05, sang bayi sempat dirujuk ke RSUD Koja dan RSCM. Namun, karena tidak memiliki fasilitas dan tenaga medis yang memadai, RSUD Koja merujuk Firdaus ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Koja, Theryoto, mengatakan, pemindahan dilakukan karena fasilitas di RSUD dinilai lebih memadai dari puskesmas. Sementara, karena kelainan lahir, kondisi sang bayi membutuhkan perawatan dan observasi lebih intensif.

"Memang karena kelainannya bayi itu membutuhkan perawatan dan observasi. Kita mewaspadai ada kelainan di bagian dalam tubuh, terutama bagian kepala," ujarnya, Selasa (2/12).

Diakui Theryoto, dua hari lalu pihak Puskesmas Kecamatan Koja merujuk Firdaus. Namun karena keterbatasan tenaga ahli dan peralatan medis, bayi itu dirujuk ke RSCM. "Kita hanya RS type B dan tidak punya spesialis anak perimatologi (melahirkan tidak normal). Makanya kita rujuk dia ke RSCM," ucapnya.

Namun, pihak RSCM menyatakan, kondisi bayi tidak dalam keadaan darurat dan perlu dilakukan perawatan intensif di RSCM. Kemudian, Firdaus dibawa kembali ke Puskesmas Koj. Kemudian diputuskan dirawat di RSUD Koja. "Kita khawatirkan ada kelainan bawaan lain yang berakibat fatal. Tapi tetap kita berkoordinasi dengan RSCM untuk lakukan penanganan," terangnya.

Namun, Theryoto tidak dapat menjelaskan alasan pihak RSCM yang tidak merekomendasikan perawatan. "Kalau di RSUD Koja kita utamakan perawatan dahulu, soal biaya belakangan. Saat ini Firdaus ditanggung Pemprov DKI dan BPJS-nya sudah selesai dibuat. Kalau penanganan RSCM silahkan dikonfirmasi langsung ke sana," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Lahir Tak Normal, Firdaus Dirawat Di Puskemas Koja

Miliki Kelainan, Bayi Firdaus Butuh Perawatan

Senin, 01 Desember 2014 5366

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7154

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4841

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2632

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2559

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1238

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks