Pengamat Transportasi Ingin Jak Lingko Lebih Dioptimalkan

Rabu, 13 Februari 2019 Reporter: Mustaqim Amna Editor: Toni Riyanto 4086

Pengamat Transportasi Ingin Jak Lingko Lebih Dioptimalkan

(Foto: Mustaqim Amna)

Pengamat Transportasi, Azas Tigor Nainggolan menginginkan agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus mengoptimalkan layanan transportasi umum terintegrasi Jak Lingko.

Integrasi dengan daerah penyangga sangat penting

Dikatakan Tigor, pengintegrasian tersebut sangat diperlukan agar semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menggunakan transportasi umum.

"Penggunaan angkutan umum akan memberikan dampak besar untuk mengurai kemacetan di Jakarta," ujar pria yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) itu, Rabu (13/2).

Menurutnya, perlu ada terobosan dan percepatan agar seluruh transportasi umum, baik bus kecil dan sedang terintegrasi dengan bus Transjakarta. Sehingga, saat Moda Raya Terpadu (MRT) dan Light Rail Transit (LRT) beroperasi integrasi sudah dapat terpetakan dengan baik.

"Sudah ada 30 rute Jak Lingko dengan jumlah 696 bus dari sembilan operator. Saya kira semua angkutan bus kecil dan sedang di Jakarta harus segera bergabung," terangnya.

Dijelaskan Tigor, pengintegrasian moda transportasi juga harus memperhatikan koneksi dengan daerah sekitar Jakarta. Tujuannya, agar komuter yang menggunakan kendaraan pribadi ke Jakarta dapat diminimalisir.

Tigor mengusulkan, saat MRT dan LRT sudah beroperasi, integrasi juga harus dilakukan dalam hal ticketing. Artinya, cukup perlu satu kartu yang bisa digunakan untuk menggunakan berbagai moda transportasi di Jakarta.

"Sistem satu kartu all acces itu akan memberikan kemudahan bagi pengguna transportasi umum, mereka tidak perlu bawa banyak-banyak kartu," ucapnya.

Lebih jauh Tigor menambahkan, opsi untuk memberlakukan tarif flat sepanjang hari atau berlangganan juga perlu dipertimbangkan. Misalnya, untuk menggunakan berbagai angkutan umum dikenakan tarif Rp 20 ribu untuk 24 jam.

"Kita bisa merujuk Kota Roma, Italia dan Frankfurt, Jerman untuk menerapkan skema pembayaran penggunaan transportasi massal," tandasnya.  

Tidak kalah penting, sambungnya, sosialisasi berkaitan dengan Jak Lingko harus semakin dimaksimalkan.

BERITA TERKAIT
Hingga Januari, 178.003 Kartu Jak Lingko Terjual

Januari, 178.003 Kartu Jak Lingko Terjual

Senin, 11 Februari 2019 4221

PT Transjakarta Sosialisasikan Jak Lingko Saat HBKB

PT Transjakarta Sosialisasikan Jak Lingko Saat HBKB

Minggu, 10 Februari 2019 5213

Pertumbuhan Ekonomi di DKI Tahun 2018 Capai 6,17 Persen

Pertumbuhan Ekonomi di DKI Tahun 2018 Capai 6,17 Persen

Kamis, 07 Februari 2019 2651

Bapemperda Matangkan Revisi Perda PMD Tiga BUMD

Bapemperda Matangkan Revisi Perda PMD Tiga BUMD

Selasa, 04 Desember 2018 2573

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7025

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4609

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2140

Road to lerata run anita

Road to Larata Run 2026 Padukan Olahraga dan Transportasi Publik

Sabtu, 31 Oktober 2026 1309

Pengprov akuatik dki jakarta rezap

Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

Kamis, 29 Oktober 2026 1739

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks