Meski target pajak tahun 2013 di Jakarta Barat tidak sampai 100 persen terealisasi, Wakil Walikota Jakarta Barat, M Yuliadi menargetkan jajarannya bisa meraih target pajak sebesar 1,6 triliun lebih. Target itu mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp 568.872.646.833 dan hanya terealisasi Rp 518.325.370.451 atau sebesar 91,11 persen.
“Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) yang dikeluarkan tahun ini sebanyak 437.741 lembar atau senilai Rp 1.066.371.756.684. Jumlah SPPT tersebut lebih banyak dibanding tahun 2013 yang hanya 432.683 lembar,” ujar Yuliadi, Selasa (18/2).
Ia berharap target itu tidak meleset. Untuk itu, demi tercapainya target dirinya meminta kepada para camat dan lurah selaku penanggung jawab tim kerja penyampaian SPPT PBB agar berkoordinasi dengan Unit Pelayanan Pajak Daerah di tiap wilayah serta memeriksa dan meneliti kembali kesesuaian SPPT PBB dengan Wajib Pajak (WP) serta berita acara, sehingga jika terjadi kesalahan atau kekeliruan dapat segera diperbaiki lebih awal.
“Saya minta camat dan lurah bersinergi dan memberdayakan berbagai komponen masyarakat, antara lain pengurus RT, RW, tokoh masyarakat, karang taruna, PKK dan lainnya dalam penyampaian SPPT PBB kepada para WP disertai pelayanan prima dan optimal,” pintanya.
Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Pelayanan Pajak DKI, Iwan Setiawandi menuturkan, untuk tahun 2014, target Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) DKI Jakarta mencapai 6,5 triliun. Target tersebut mengalami peningkatan dibanding tahun 2013 yang mencapai 3,6 triliun dan terealisasi 3,2 triliun.
“Untuk mencapai target sebanyak 6,5 triliun tersebut, ada sekitar 1,9 SPPT yang dikeluarkan untuk seluruh wilayah DKI,” tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan
Senin, 04 Mei 2026
883
Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL
Senin, 04 Mei 2026
804
Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026
Jumat, 01 Mei 2026
1180
Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga