Kamis, 13 Februari 2014
Reporter: Rio Sandiputra
Editor: Lopi Kasim
2950
(Foto: doc)
Masih banyaknya pedagang kaki lima (PKL) yang menjajakan dagangannya di taman dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di sejumlah wilayah di ibu kota menyebabkan fasilitas publik itu menjadi semrawut dan kumuh. Seperti yang terlihat di Taman Jl Ampera Raya, Cilandak Timur, Jakarta Selatan, yang kembali digunakan pedagang kaki lima untuk berdagang. Padahal, sebelumnya para pedagang itu telah ditertibkan oleh aparat setempat.
Pantauan beritajakarta.com, banyak PKL di sekitar taman yang menjajakan makanan. Kondisi itu, dimanfaatkan sopir kendaraan umum seperti Kopaja 63 jurusan Blok M-Depok dan Mikrolet M 63 untuk beristirahat sambil menunggu penumpang.
Siti (45), salah satu PKL mengaku, ia dan pedagang lainnya pernah ditertibkan oleh Satpol PP Jakarta Selatan. "Iya memang tidak boleh. Tapi kan kita juga tidak berjualan di jalanan, harus cari nafkah juga," kilah Siti, Kamis (13/2).
Menanggapi hal itu, Wakil Camat Pasar Minggu, Heryanto berjanji, segera menertibkan kembali seluruh PKL tersebut. "Mulai dari kawasan Pasar Minggu, Jl Savo Ragunan dan Jl Ampera hari Sabtu (15/2) besok kami tertibkan," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan
Senin, 04 Mei 2026
881
Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL
Senin, 04 Mei 2026
802
Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026
Jumat, 01 Mei 2026
1163
Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga