2 Bulan Tembok RPH Rawa Kepiting Ambruk

Senin, 17 November 2014 Reporter: Nurito Editor: Widodo Bogiarto 5360

Tembok RPH Rawa Kepiting Sepanjang 170 Meter Dibiarkan Ambruk

(Foto: Nurito)

Meski sudah dua bulan ambruk, namun hingga kini belum ada tanda-tanda instansi terkait akan memperbaiki tembok pengaman Rumah Potong Hewan (RPH) Rawa Kepiting, Cakung, Jakarta Timur.  

Sejak roboh pertama kali, kami sudah mengusulkan perbaikan. Namun sampai saat ini belum ada tanda-tanda perbaikan

Padahal pada Januari tahun depan, sebanyak 21 tempat penampungan ayam yang berlokasi di kawasan Matraman akan dipindahkan ke RPH Rawa Kepiting.

Pantauan beritajakarta.com, tembok pengaman sepanjang 170 sentimeter ini sudah rata dengan tanah. Puing tembok tersebut dibiarkan teronggok di saluran penghubung yang ada di pinggir tembok. Bahkan di bekas berdirinya tembok ini, sudah ditumbuhi rumput liar setinggi 10-20 sentimeter.

Sebagian puing tertindih oleh tanah sedimentasi saluran air selebar 2,5 meter. Dampak ambruknya pagar ini, nyaris tidak ada lagi pengaman bagi RPH Rawa Kepiting.

Komar, salah satu pegawai RPH Rawa Kepiting mengatakan, pihaknyaknya telah melaporkan ambruknya tembok pengaman tersebut ke Suku Dinas Peternakan dan Perikanan Jakarta Timur. Namun sayangnya hingga saat ini belum juga diperbaiki.

Komar menjelaskan, tembok pengaman sepanjang 170 meter ini roboh secara bertahap. Awalnya hanya sekitar 10 meter namun lambat laun merembet hingga akhirnya panjang tembok yang roboh itu mencapai 170 meter. Tembok ini memiliki tinggi 1,5 meter.

"Sejak roboh pertama kali, kami sudah mengusulkan perbaikan. Namun sampai saat ini belum ada tanda-tanda perbaikan. Padahal, ini untuk keamanan RPH Rawa Kepiting dan setiap hujan deras  air dari saluran penghubung ini meluap sampai ke jembatan," ujar Komar, Senin (17/11).

Menurut Komar, pihak Dinas Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta sudah pernah meninjau tembok yang ambruk tersebut. Namun tidak ada tindak lanjutnya sampai sekarang. Padahal saat datang, petugas dari dinas berjanji akan memasang bronjongan untuk sementara, agar tidak terjadi longsor pada turap dan tembok lainnya.

Kepala Suku Dinas Peternakan dan Perikanan Jakarta Timur, Wachyuni melalui layanan pesan singkat menyebutkan, tembok yang roboh akan diperbaiki pada tahun 2015 mendatang.

BERITA TERKAIT
Pagar SMAN 13 Roboh, Kerugian Rp 288 Juta

Pagar SMAN 13 Jakut Roboh Akibat Proyek Saluran Air

Senin, 03 November 2014 6655

Anggaran Pengadaan Listrik Dicoret, RPH Babi Kapuk Batal Beroperasi

Pengoperasian RPH Modern Tertunda

Selasa, 04 November 2014 5807

Penampungan Ayam di Matraman Direlokasi ke RPH Rawa Kepiting

21 Lokasi Penampungan Ayam di Matraman Akan Dipindahkan

Sabtu, 11 Oktober 2014 8711

hewan kurban beritajakarta

Penjualan Hewan Kurban Akan Dipusatkan di Cakung

Rabu, 01 Oktober 2014 7068

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7105

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4793

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1820

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2452

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 980

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks