Pemprov DKI Perluas Penyelenggaraan Transaksi Non Tunai di GOR dan TMR

Selasa, 17 Juli 2018 Reporter: Oki Akbar Editor: Andry 3378

DKI Perluas Penyelenggaraan Transaksi Non Tunai di GOR dan Ragunan

(Foto: Oki Akbar)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memperluas penyelenggaraan sistem transaksi non tunai di Ibukota.

Program non tunai ini bagus untuk menertibkan administrasi kita. Bank to bank lebih baik dari pada tunai

Kali ini sistem tersebut akan merambah ke sejumlah Gelanggang Olahraga (GOR) milik Pemprov DKI dan Taman Margasatwa Ragunan (TMR).

Perluasan penyelenggaraan sistem transaksi non tunai ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Bank DKI dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) TMR dan disaksikan Sekretaris Tim Koordinasi Kerja Sama Pemprov DKI Jakarta, Artal Reswan W Soewardjo.

"Program non tunai ini bagus untuk menertibkan administrasi kita. Bank to bank lebih baik dari pada tunai," ujar Reswan di Balai Kota Jakarta, Selasa (17/7).

Menurutnya, sudah menjadi tanggung jawab pemerintah untuk memberikan berbagai kemudahan masyarakat dalam bertransaksi. Dengan begitu, pengelolaan keuangan dan administrasi di Pemprov DKI akan lebih akuntabel dan transparan.

"Jadi kita harus membiasakan masyarakat melakukan pola bank habitual agar segala transaksi menggunakan elektronik. Itu akan jadi lebih baik," ucapnya.

Berdasarkan perjanjian kerja sama ini, nantinya ada 10 GOR di Ibukota yang akan menggunakan mekanisme pembayaran elektronik. Masing-masing GOR Kebon Jahe, GOR Remaja di Jakarta Pusat, GOR Rawabadak, GOR Sunter dan GOR Remaja di Jakarta Utara, GOR Grogol Jakarta Barat, GOR Otista dan GOR Ciracas di Jakarta Timur,  GOR Bulungan dan GOR PPOP Ragunan di Jakarta Selatan.

Di tempat yang sama, Direktur Bisnis Bank DKI, Widodo Mulyono menyatakan dukungannya terhadap pengembangan sistem transaksi non tunai yang akan diterapkan di GOR dan TMR.

Ia menuturkan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan peninjauan dan evaluasi untuk mengetahui jumlah kebutuhan mesin pemindai uang elektronik di masing-masing GOR dan TMR.

"Nanti akan ada data statistiknya. Ketika alat yang kita sediakan mencukupi, maka tidak kita tambah. Tapi kalau kurang kita akan tambah," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Bank DKI Kembali Raih Penghargaan Bergengsi

Bank DKI Raih Penghargaan The 1st Trendsetter e-Money

Kamis, 07 Juni 2018 3200

Pemprov DKI-Swasta Jajaki Kerja Sama Penyelenggaraan Transaksi Non Tuna

Pemprov DKI-Swasta Jajaki Kerja Sama Penyelenggaraan Transaksi Non Tunai

Selasa, 22 Mei 2018 2606

BERITA POPULER
IMG 20261104 WA0056

Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania Tutup Usia

Rabu, 04 November 2026 34899

6.Akses masuk kawasan wisata Ancol gratis sambut HUT Jakarta

Gratis Masuk Ancol, Masyarakat Diajak Nikmati Ragam Wisata

Kamis, 05 November 2026 15770

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 5197

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 3865

Pelajar murid siswa siswi penerima kjp plus jati2

Pemprov DKI Salurkan KJP Plus Tahap II dan KJMU Tahun 2026

Rabu, 04 November 2026 2642

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks