Dishub Rutin Lakukan Perawatan Kapal di Kepulauan Seribu

Minggu, 22 April 2018 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 2378

Dishub Rutin Lakukan Perawatan Kapal di Kepulauan Seribu

(Foto: doc)

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyatakan, rutin melakukan pemeriksaan terhadap kapal yang beroperasi di Kepulauan Seribu, termasuk kapal yang mengalami ledakan mesin di Dermaga Pulau Panggang, Minggu (23/4).

Kami serahkan ke pihak berwajib untuk menyelidiki penyebab ledakan mesin kapal,

Wakil Kepala Dishub DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko mengatakan, kapal yang mengalami ledakan mesin di Pulau Panggang tersebut merupakan kapal produksi 2016.

"Usia kapal masih relatif muda. Kami serahkan ke pihak berwajib untuk menyelidiki penyebab ledakan mesin kapal," ujar Sigit.

Dijelaskannya, kapal memiliki empat mesin dengan masing-masing berkekuatan 300 pk. Untuk menemukan penyebab ledakan mesin, Sigit mengaku sudah meminta dilakukan audit menyeluruh meliputi kondisi kapal, kru, dan dermaga.

Ditambahkan Sigit, investigasi kondisi dermaga dibutuhkan untuk mengetahui potensi eksternal yang berpotensi memicu ledakan.

BERITA TERKAIT
Empat Korban Kapal Meledak Diperbolehkan Pulang

Empat Korban Kapal Meledak Diperbolehkan Pulang

Minggu, 22 April 2018 2177

Kapal Meledak di Pulau Panggang Lukai Lima Penumpang

Sebuah Kapal Meledak di Dermaga Pulau Panggang

Minggu, 22 April 2018 3526

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 6264

Turap longsor ciracas nur

Turap Longsor Kali Baru Cepat Diperbaiki

Rabu, 04 Februari 2026 3495

Uji emisi jaksel blur tiyo

Uji Emisi di Tanjung Barat Jangkau 102 Kendaraan Bermotor

Kamis, 05 Februari 2026 842

Rano tinjau Jalan Rusak Thamrin jati

Rano Pastikan Perbaikan Jalan Rusak Terus Dilakukan

Selasa, 03 Februari 2026 1103

IMG 20260203 191714

Pemprov DKI Gelar Tiga Sorti Operasi Modifikasi Cuaca Hari Ini

Selasa, 03 Februari 2026 873

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks