Gang Sempit di Pengadegan Diubah Jadi Kampung Hidroponik

Jumat, 20 April 2018 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Andry 4577

Kelurahan Pengadegan Ubah RW Kumuh Jadi Kampung Hidroponik

(Foto: Erna Martiyanti)

Kelurahan Pengadegan, Pancoran, Jakarta Selatan tengah berupaya mengubah wajah gang sempit di wilayahnya menjadi kampung hidroponik melalui pertanian perkotaan (urban farming).

Dengan konsep hidroponik ini bisa membuat gang-gang sempit yang ada menjadi lebih bersih, asri dan dapat dimanfaatkan

Lurah Pengadegan, Muhammad Mursid mengatakan, di wilayahnya ini banyak terdapat gang sempit yang bisa diubah menjadi kampung hidroponik.

"Dengan konsep hidroponik ini bisa membuat gang-gang sempit yang ada menjadi lebih bersih, asri dan dapat dimanfaatkan," ujarnya, Jumat (20/4).

Ia menuturkan, pada 2017 lalu, pihaknya mendapatkan bantuan peralatan hidroponik. Kemudian warga mulai mengembangkan sendiri dari hasil swadaya.

Menurut Mursyid, di wilayahnya saat ini setidaknya sudah ada tiga RW yang mengembangkan konsep hidroponik di lingkungannya. Tiga RW yang dimaksud masing-masing RW 01, 02 dan 07.

"Setiap gang di RW tersebut terlihat asri ditanami berbagai tanaman hidroponik seperti bayam, pakcoy, kangkung, selada, sawi, seledri hingga cabai," ungkapnya.

Mursyid menambahkan, di RW 01 Gang C, terdapat vertical garden yang menempel di tembok rumah warga. Vertical garden tersebut dikhususkan untuk tanaman obat keluarga (toga).

"Ini semua dikembangkan warga dan murni hasil swadaya. Sehingga mereka merasa memiliki dan ikut merawatnya," ucapnya.

Ketua RW 01 Pengadegan, Syaifullah Muzjamal menuturkan, sejauh ini di lingkungannya, baru dua RT yang mengembangkan konsep hidroponik. Diharapkan RT lainnya bisa ikut serta mengembangkan pertanian perkotaan ini.

"Saat ini baru dua RT yakni RT 01 dan RT 03. Kita ingin setiap RT yang berpotensi, dibuat juga kampung hidroponik," harapnya.

Ia melihat antusiasme warga dalam mengembangkan hidroponik ini cukup tinggi. Karena jika tidak ada partisipasi dari masyarakat, akan sulit untuk mengembangkannya.

"Hasil panen sudah mulai dijual warga sekitar. Nantinya hasil penjualan digunakan untuk membeli bibit dan nutrisi lagi," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Dinas KPKP Uji Produk Hidroponik Kelompok Binaan di Jakut

Dinas KPKP Uji Produk Hidroponik Kelompok Binaan di Jakut

Kamis, 19 April 2018 2954

 Kelompok Hidroponik Semper Timur Panen 678 Lubang Tanaman

Kelompok Hidroponik Semper Timur Panen 678 Lubang Tanaman

Rabu, 28 Maret 2018 8561

 Sudin KPKP Jaksel Gelar Pelatihan Microgreen dan Hidroponik

Sudin KPKP Jaksel Gelar Pelatihan Microgreen dan Hidroponik

Kamis, 22 Maret 2018 2768

BERITA POPULER
Petugas tj bantu warga ist2

Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

Kamis, 15 Oktober 2026 14677

Puskesmas matraman otoy

Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

Jumat, 16 Oktober 2026 3740

Konpers Jakarta Esports 2026 ist

Jakarta Esports 2026 Hadirkan Panggung Game Lokal, Musik, dan Kreativitas

Senin, 19 Oktober 2026 1955

Bpbd omc ist

Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

Rabu, 21 Oktober 2026 823

Edukasi Pilah Sampah pulau panggang anita

Warga Kelurahan Pulau Panggang Diajak Gencarkan Pilah Sampah

Selasa, 20 Oktober 2026 972

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks