Tiba di Bandara, Jamaah Haji DKI Dites Kesehatan

Sabtu, 11 Oktober 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Dunih 4443

Tiba di Bandara Jamaah Haji DKI Jalani Tes Kesehatan

(Foto: doc)

Sebanyak 453 jamaah haji asal DKI Jakarta kelompok terbang (kloter) 1 baru saja tiba di ibu kota pada pukul 10.15 WIB. Setibanya di bandara, ratusan jamaah haji langsung menjalani serangkaian tes kesehatan. Pemeriksaan dilakukan untuk mewaspadai potensi penularan dua virus yang mewabah di Arab Saudi, yakni Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus (MERS CoV) dan Ebola.

Jamaah akan discanner dan pengecekan kesehatan

Wakil Sekretaris III Bidang Humas dan Protokoler Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Jakarta Pondok Gede, Sugito mengatakan, setibanya di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, jamaah langsung menjalani serangkaian tes kesehatan. Pihak Kementerian Kesehatan juga telah memasang alat scanner thermal untuk pengecekan.

"Jamaah akan discanner dan pengecekan kesehatan," kata Sugito, saat dihubungi, Sabtu (11/10).

Selanjutnya selama 21 hari, terhitung dari hari pertama tiba di tanah air, para jamaah haji diwajibkan memeriksakan kondisinya di layanan kesehatan terdekat seperti puskesmas atau klinik. Mereka juga telah dilengkapi buku saku kesehatan haji.

 

"21 hari setelah sampai juga harus tetap memeriksakan diri ke puskesmas," ucapnya.

Dengan begitu, bisa dideteksi apakah jamaah terjangkit kedua virus tersebut atau tidak. Diharapkan semua jamaah dalam kondisi sehat. Terlebih saat keberangkatan mereka telah diberi vaksin meningitis. Sedangkan vaksin untuk Ebola maupun MERS belum ditemukan.

"Vaksin dan obat masih belum ada. Jadi, yang bisa dilakukan adalah menjaga kesehatan dengan perilaku hidup sehat dan bersih. Kita berharap semuanya sehat pulang ke tanah air," harapnya.

Diakui, Sugito kedatangan ratusan jamaah haji kloter pertama ini mengalami keterlambatan lebih dari 24 jam. Seharusnya mereka tiba di ibu kota pada Jumat (10/10) malam tadi. Keterlambatan pemulangan jamaah haji karena kru kokpit Garuda Indonesia mengalami kelebihan jam kerja. Sehingga diperlukan waktu untuk istirahat. Semula keterlembatan diprediksi hanya selama 18,5 jam, namun ternyata hingga lebih dari 24 jam.

BERITA TERKAIT
Pemulangan Tiga Kloter Jamaah Haji DKI Tertunda

Malam Ini Jamaah Haji DKI Tiba di Tanah Air

Jumat, 10 Oktober 2014 4834

calon haji kloter 5 dok beritajakarta

Besok, DKI Berangkatkan Jamaah Haji Kloter Terakhir

Sabtu, 27 September 2014 3003

Kebakaran Gedung Fortune

Gedung Terbakar, Dokumen Calon Haji Hangus Dilalap Api

Kamis, 25 September 2014 6635

Satu orang petugas haji DKI gagal berangkat karena sedang menderita kanker

40 Petugas Dampingi Jamaah Haji DKI

Jumat, 19 September 2014 4817

calon haji kloter 5 dok beritajakarta

1.795 Calhaj Asal DKI Telah Diberangkatkan

Rabu, 17 September 2014 3626

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9229

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3195

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3618

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1911

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1481

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks