Siswa SMP Tewas Terjatuh dari Lantai 4

Jumat, 10 Oktober 2014 Reporter: Rio Sandiputra Editor: Erikyanri Maulana 10135

Seorang Siswa SMPN 163 Tewas Jatuh Dari Lantai 4

(Foto: Rio Sandiputra)

Nahas dialami Putra Perdana Hermawan (13), siswa kelas VII SMPN 163, Jl Empang III, Pejaten Timur, Jakarta Selatan. Korban yang tinggal di Jl Abu Pasar Minggu ini tewas setelah terjatuh dari kelasnya di lantai empat, Jumat (10/10). Nyawa korban tak tertolong lagi meski sempat mendapatkan perawatan di RS Siaga, Pasar Minggu.

Kejadiannya pas jam istirahat sekitar pukul 10.00. Siswa atas nama Putra Perdana Hermawan, 13 tahun, kelas VII D, jatuh dari kelasnya di lantai empat

"Kejadiannya pas jam istirahat sekitar pukul 10.00. Siswa atas nama Putra Perdana Hermawan, 13 tahun, kelas VII D, jatuh dari kelasnya di lantai empat," ujar Suhardi Siswanto, Kepala SMPN 163 Jakarta, Jumat (10/10).

Dikatakan Suhardi, berdasarkan keterangan dari teman sekelasnya, saat itu korban hendak menyembunyikan ponsel milik temannya karena mendengar informasi akan ada razia handphone oleh pihak sekolah.

"Padahal korban tidak punya handphone. Mau menyembunyikan di genteng, padahal kami sama sekali tidak niat melakukan razia," katanya.

Saat mendengar bel tanda selesai istirahat, lanjut Suhardi, masih menurut keterangan temannya, korban naik ke atas meja dekat jendela untuk menyembunyikan handphone ke atas genteng. Namun, seketika itu juga korban terpeleset hingga akhirnya terjatuh dan mendarat di areal parkir dan kantin sekolah.

"Korban menderita luka di bagian kepala belakang. Sempat dapat perawatan di UKS dan RS Siaga. Tapi di RS Siaga tak ada ICU, guru sempat menghubungi RS JMC. Namun pas anaknya mau di bawa ke sana, korban sudah tidak bernyawa lagi," kata Suhardi.

Tangis histeris langsung pecah saat orangtua korban melihat jenazah anak kesayangannya terbujur kaku di rumah sakit. "Saya pasrah melihat kondisi lukanya parah dan sangat tipis harapannya," kata Dedi Hermawan, ayah korban yang juga guru SDN 05 Pasar Minggu.

Anak pertama pasangan Dedi Hermawan dan Maryati ini dikenang sebagai anak yang periang. "Anaknya periang, dan tidak pernah macam-macam di rumah. Dia hobinya menggambar," kenang Dedi sambil menyeka air mata.

Rencananya, jenazah Putra akan dibawa dan dimakamkan daerah Perumnas II Karawaci, Kota Tangerang.

BERITA TERKAIT
 Kontingen DKI Jakarta berhasil mengalahkan kontingen Jawa Tengah dan Jawa Barat yang menduduki posi

Pelajar DKI Raih Juara Umum OSN SMP 2014

Rabu, 21 Mei 2014 8929

larso marbun dok beritajakarta

Sudin Dikmen dan Dikdas Akan Digabung

Minggu, 05 Oktober 2014 19197

ilustrasi_orang_meninggal.jpg

Jasad Anaknya Dimakamkan, Ibu Korban Tawuran Histeris

Kamis, 14 Agustus 2014 7510

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 2886

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 735

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 637

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1400

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1015

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks