Sudin Dikmen dan Dikdas Akan Digabung

Minggu, 05 Oktober 2014 Reporter: Folmer Editor: Erikyanri Maulana 19578

larso marbun dok beritajakarta

(Foto: Erna Martiyanti)

Pasca pengesahan Peraturan Daerah (Perda) perihal Organisasi Perangkat Daerah oleh DPRD DKI Jakarta pada 21 Agustus lalu, Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta akan merombak dan mengubah organisasi di lingkungan satuan kerja perangkat daerah (SKP) tersebut.

Struktur Sudin Pendidikan sama seperti kantor sudin pelayanan pajak yang dipecah menjadi dua di setiap wilayah kotamadya

Perombakan organisasi di tubuh Disdik DKI Jakarta dituangkan di dalam salah satu dari total sebanyak 150 Peraturan Gubernur (Pergub) yang tengah disusun oleh seluruh SKPD di lingkungan Pemprov DKI.

Salah satunya, akan menggabungkan Sudin Pendidikan Dasar (Dikdas) dan Sudin Pendidikan Menengah (Dikmen) di tingkat kotamadya menjadi Sudin Pendidikan. "Selama ini ada dikotomi antara Dikdas dan Dikmen karena kompentensi guru yang masih membutuhkan perhatian," ujar Lasro Marbun, Kepala Disdik DKI Jakarta, di Balaikota, Minggu (5/10).

Dikatakan Lasro, dalam perubahan organisasi di tubuh disdik DKI, nantinya tidak ada lagi Sudin Dikdas dan Dikmen di lima kotamadya administrasi dan satu kabupaten.

"Kedua sudin ini digabung menjadi Sudin Pendidikan berbasis wilayah. Struktur Sudin Pendidikan sama seperti kantor sudin pelayanan pajak yang dipecah menjadi dua di setiap wilayah kotamadya," katanya.

Lasro mengungkapkan, Disdik DKI juga akan melakukan validasi jabatan struktural setingkat kepala seksi.

"Karena sudin pendidikan sudah terpecah menjadi dua, maka jabatan kepala seksi di tingkat kecamatan cukup satu orang saja. Sebelumnya, ada dua pegawai dikdas dan dikmen yang bertugas di seksi kecamatan," ungkapnya.

Selain perombakan organisasi, lanjut Lasro, Disdik DKI juga akan terus meningkatkan pembinaan guna mutu pendidikan sejumlah sekolah di ibu kota. Sebab, di mata masyarakat, selama ini telah terpatri sejumlah sekolah yang masuk kategori baik di antaranya SMAN 8, 28, 68, 78 dan sebagainya.

"Kami berharap tahun 2019, paling tidak separuh sekloah SMA, SMK dan SMP di ibu kota memiliki kualitas yang sama. Jadi, masyarakat tidak lagi berlomba - lomba memasukkan anaknya ke sekolah tertentu," tuturnya.

Ia menambahkan, perubahaan organisasi di Disdik DKI akan mulai efektif diterapkan pada tahun depan. "Kami menargetkan perubahan organisasi pada Januari 2015 sudah bisa berjalan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
larso marbun dok beritajakarta

Disdik Akan Tindak Pungli Dana KJP

Senin, 29 September 2014 7300

 Soal Lasro yang kemarin mau mundur sepertinya ini juga akan terjadi.

ICW Nilai Lasro Punya Komitmen Berantas Korupsi

Selasa, 12 Agustus 2014 7013

300 Honorer Palsukan Form K2 Akan Dikeluarkan

300 Tenaga Honorer Disdik DKI Dicoret dari Penerimaan CPNS

Rabu, 17 September 2014 6400

imade_yossy.jpg

DKI Kebut Penyusunan 150 Pergub

Kamis, 21 Agustus 2014 10480

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2834

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1249

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1037

Gempa kepulauan seribu ist2

Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

Sabtu, 12 September 2026 1177

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 573

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks