Kemarau, Sejumlah Taman di Jaktim Mulai Rusak

Jumat, 10 Oktober 2014 Reporter: Nurito Editor: Widodo Bogiarto 5556

Sumber Air Minim, Pemicu Kekeringan Taman di Jakarta Timur

(Foto: doc)

Kemarau panjang mengakibatkan beberapa taman kota di Jakarta Timur mulai rusak. Rumput dan pepohonan kering dan mati karena kurangnya pasokan air. Minimnya truk tangki pengangkut air makin memperparah kondisi taman-taman itu.

Cuacanya memang saat ini kan sedang kemarau, wilayah kami juga sangat luas

Pantauan beritajakarta.com, sejumlah taman yang mengalami kerusakan antara lain terdapat di jalur hijau di sepanjang Jl Raya Matraman, Jl Mayjen Sutoyo, depan Pusat Grosir Cililitan (PGC) dan perempatan Pasar Rebo. 

Kepala Suku Dinas Pertamanan Jakarta Timur, Suzi Marzitawati mengakui, musim kemarau tahun ini mengakibatkan sejumlah taman mengalami kerusakan. Hal ini terjadi karena minimnya sumber air di areal taman. Terlebih sejauh ini pihaknya belum memiliki sprinkel untuk menyiram taman dan jalur.

"Cuacanya memang saat ini kan sedang kemarau, wilayah kami juga sangat luas. Sementara sumber air di taman dan jalur sangat minim, kita juga hanya memiliki 11 truk tangki air yang kapasitasnya masing-masing 4000 liter," ujar Suzi, Jumat (10/10).

Untuk mengatasi kekeringan taman ini, kata Suzi, pihaknya telah membuat 10 titik sumur pantek, yang disedot menggunakan mesin alkon. Masing-masing sumur memiliki kedalaman 15-20 meter. Sayangnya dari 10 titik, hanya dua yang keluar airnya dan digunakan untuk penyiraman. Sedangkan delapan titik lainnya tidak mengeluarkan air.

Dua sumur pantek yang mengeluarkan air ini terdapat di Taman Viaduk Jatinegara sisi barat. Sedangkan sumur pantek yang belum mengeluarkan air masing-masing terdapat di Taman Viaduk Jatinegara sisi timur,  Taman Barkah Jatinegara, Taman Kejaksaan, Taman Cornelis Simanjuntak, taman kolong flyover Klender dan jalur hijau Jl I Gusti Ngurah Rai.

"Kami akan perbanyak sumur pantek di taman-taman lain yang ada di Jakarta Timur. Kami juga koordinasi dengan Sudin Perindustrian dan Energi Jakarta Timur untuk menggunakan sumur resapan. Kalau ada sumber airnya akan kita manfaatkan untuk menyiram taman dan jalur," lanjut Suzi.

Sekadar diketahui, luas taman dan jalur di Jakarta Timur totalnya mencapai 592 hektar. Terdiri dari taman lingkungan seluas 362 hektar, taman interaktif seluas 92 hektar dan jalur hijau seluas 138 hektar.

Untuk melakukan perawatan, pada tahun 2015 mendatang, pihaknya akan menganggarkan pengadaan sprinkel.Kemudian menambah truk tangki sebanyak 8 unit yang kapasitasnya masing-masing 6000 liter.

BERITA TERKAIT
Kawasan Kalijodo Akan Dijadikan RTH

RTH Kalijodo Akan Dilengkapi Jalan Inspeksi

Selasa, 30 September 2014 9935

taman hutan kota penjaringan beritajakarta

DKI Targetkan Tambah RTH Hingga 100 Hektare

Sabtu, 27 September 2014 6894

Jadi Penyebab Macet, Dua Unit Bangunan Dibongkar di Tambora

Serobot RTH, 200 Bangunan di Sunter Dibongkar

Senin, 15 September 2014 5811

Hutan Kota Rawa Dongkal Beralih Fungsi

Rp 20 Miliar untuk Penataan RTH di Jakbar

Kamis, 04 September 2014 5555

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7149

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4837

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2403

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2542

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1209

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks