Dinkes DKI Gelar Peringatan Hari AIDS se-Dunia di UNJ

Rabu, 20 Desember 2017 Reporter: Keren Margaret Vicer Editor: Toni Riyanto 3181

 Dinas Kesehatan DKI Gelar Kegiatan Peringati Hari HIV-AIDS Sedunia di UNJ Hari ini.

(Foto: Keren Margaret Vicer)

Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta menggelar peringatan Hari AIDS se-Dunia yang jatuh pada 1 Desember lalu di Universitas Negeri (UNJ), Jl Rawamangun Muka, Rawamangun, Jakarta Timur.

Kita terus melakukan edukasi dan sosialisasi terkait bahaya HIV/AIDS

Pantauan beritajakarta, dalam kegiatan yang mengangkat tema "Saya Berani Saya Sehat" ini dibuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis, tes HIV/AIDS, konseling, dan talkshow.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Koesmedi Priharto menuturkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen untuk terus menekan jumlah penderita HIV/AIDS. Sebab, hingga saat ini penderita HIV/AIDS di Jakarta masih cukup tinggi.

"Penderita HIV/AIDS hingga November 2017 untuk usia 4 hingga 50 tahun di DKI berjumlah 50.802 kasus. Kita terus melakukan edukasi dan sosialisasi terkait bahaya HIV/AIDS," kata Koesmedi, Rabu (20/12).

Dijelaskannya, penularan HIV/AIDS dominan disebabkan oleh hubungan seks bebas. Selain itu, HIV/AIDS juga dapat ditularkan melalui penggunaan jarum suntik narkoba.

"Perilaku seks bebas tidak sesuai norma agama, harus dihindari. Apalagi sampai menggunakan narkoba, ini berbahaya," katanya.

Koesmedi meminta, masyarakat jangan takut atau malu untuk memeriksakan kondisi kesehatannya, termasuk kaitannya dengan HIV/AIDS. Pasalnya, pengobatan untuk menghambat virus HIV saat ini sudah cukup bagus.

"Kita punya 101 Fasyankes yang memberikan layanan pengobatan HIV/AIDS, baik di puskesmas, RSUD, rumah sakit vertikal, dan klinik swasta," ucapnya.

Sementara, Kepala Bidang Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi DKI Jakarta, Kristina menambahkan, penularan HIV/AIDS sangat rentan terjadi pada usia remaja. Untuk itu, sosialisasi perlu dilakukan di sekolah-sekolah maupun kampus.

"HIV/AIDS menjadi masalah kita bersama. Perlu sinergi antara masyarakat, lembaga sosial masyarakat, dan instansi pemerintah," tandasnya.

Sekadar diketahui, dalam kegiatan ini, stan kesehatan dari Puskesmas Gambir memberikan layanan pemeriksaan gratis tes HIV/AIDS dan Hepatitis C, Puskesmas Kebayoran Baru memberikan konseling kesehatan remaja, dan Puskesmas Tambora memberikan pemeriksaan gula, darah dan tensi.

BERITA TERKAIT
Pemkab Kepulauan Seribu Tingkatkan Pencegahan Penyebaran HIV/AIDS

Pemkab Kepulauan Seribu Tingkatkan Pencegahan Penyebaran HIV/AIDS

Kamis, 19 Oktober 2017 2195

KPAP DKI Jakarta Targetkan Angka Penderita HIV Tahun 2020 di Temukan

Jakarta Bebas HIV 2020

Sabtu, 26 November 2016 5925

 120 PKWT Dishubtrans Ikuti Tes HIV

120 PKWT Dishubtrans Ikuti Tes HIV

Selasa, 15 November 2016 4152

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2847

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1251

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1041

Gempa kepulauan seribu ist2

Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

Sabtu, 12 September 2026 1181

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 576

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks