Dinkes DKI Gelar Peringatan Hari AIDS se-Dunia di UNJ

Rabu, 20 Desember 2017 Reporter: Keren Margaret Vicer Editor: Toni Riyanto 2949

 Dinas Kesehatan DKI Gelar Kegiatan Peringati Hari HIV-AIDS Sedunia di UNJ Hari ini.

(Foto: Keren Margaret Vicer)

Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta menggelar peringatan Hari AIDS se-Dunia yang jatuh pada 1 Desember lalu di Universitas Negeri (UNJ), Jl Rawamangun Muka, Rawamangun, Jakarta Timur.

Kita terus melakukan edukasi dan sosialisasi terkait bahaya HIV/AIDS

Pantauan beritajakarta, dalam kegiatan yang mengangkat tema "Saya Berani Saya Sehat" ini dibuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis, tes HIV/AIDS, konseling, dan talkshow.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Koesmedi Priharto menuturkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen untuk terus menekan jumlah penderita HIV/AIDS. Sebab, hingga saat ini penderita HIV/AIDS di Jakarta masih cukup tinggi.

"Penderita HIV/AIDS hingga November 2017 untuk usia 4 hingga 50 tahun di DKI berjumlah 50.802 kasus. Kita terus melakukan edukasi dan sosialisasi terkait bahaya HIV/AIDS," kata Koesmedi, Rabu (20/12).

Dijelaskannya, penularan HIV/AIDS dominan disebabkan oleh hubungan seks bebas. Selain itu, HIV/AIDS juga dapat ditularkan melalui penggunaan jarum suntik narkoba.

"Perilaku seks bebas tidak sesuai norma agama, harus dihindari. Apalagi sampai menggunakan narkoba, ini berbahaya," katanya.

Koesmedi meminta, masyarakat jangan takut atau malu untuk memeriksakan kondisi kesehatannya, termasuk kaitannya dengan HIV/AIDS. Pasalnya, pengobatan untuk menghambat virus HIV saat ini sudah cukup bagus.

"Kita punya 101 Fasyankes yang memberikan layanan pengobatan HIV/AIDS, baik di puskesmas, RSUD, rumah sakit vertikal, dan klinik swasta," ucapnya.

Sementara, Kepala Bidang Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi DKI Jakarta, Kristina menambahkan, penularan HIV/AIDS sangat rentan terjadi pada usia remaja. Untuk itu, sosialisasi perlu dilakukan di sekolah-sekolah maupun kampus.

"HIV/AIDS menjadi masalah kita bersama. Perlu sinergi antara masyarakat, lembaga sosial masyarakat, dan instansi pemerintah," tandasnya.

Sekadar diketahui, dalam kegiatan ini, stan kesehatan dari Puskesmas Gambir memberikan layanan pemeriksaan gratis tes HIV/AIDS dan Hepatitis C, Puskesmas Kebayoran Baru memberikan konseling kesehatan remaja, dan Puskesmas Tambora memberikan pemeriksaan gula, darah dan tensi.

BERITA TERKAIT
Pemkab Kepulauan Seribu Tingkatkan Pencegahan Penyebaran HIV/AIDS

Pemkab Kepulauan Seribu Tingkatkan Pencegahan Penyebaran HIV/AIDS

Kamis, 19 Oktober 2017 2036

KPAP DKI Jakarta Targetkan Angka Penderita HIV Tahun 2020 di Temukan

Jakarta Bebas HIV 2020

Sabtu, 26 November 2016 5688

 120 PKWT Dishubtrans Ikuti Tes HIV

120 PKWT Dishubtrans Ikuti Tes HIV

Selasa, 15 November 2016 3904

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3189

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 736

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 641

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1405

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1018

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks