Warga Minta Kali Cipinang Dinormalisasi

Senin, 29 September 2014 Reporter: Nurito Editor: Widodo Bogiarto 4758

kali cipinang beritajakarta

(Foto: doc)

Warga Kelurahan Halim Perdanakusuma berharap  proyek normalisasi Kali Cipinang segera dilakukan. Langkah  ini untuk mengantisipasi permukimannya kebanjiran bila musim penghujan. Warga mengaku bosan selama 20 tahun terakhir wilayahnya selalu menjadi langganan banjir.

Kalau tidak ikut dinormalisasi, ya wilayah kami tetap banjir

Ketua RT 10/07 Kelurahan Halim Perdanakusuma,  Komarul mengatakan, warga sudah lama mengusulkan agar dilakukan normalisasi Kali cipinang. Sebab setiap hujan deras, wilayah ini kerap kebanjiran akibat luapan kali tersebut. Bahkan pada tahun 2013 lalu, sudah dilakukan sosialisasi akan dinormalisasi, namun hingga kini belum ada tindaklanjutnya.

"Kalau di Kelurahan Makasar kan sudah dilakukan normalisasi, ya harusnya diteruskan ke wilayah Halim Perdanakusuma. Karena Kali Cipinang kan terusannya ke wilayah Halim Perdanakusuma. Kalau tidak ikut dinormalisasi, ya wilayah kami tetap banjir," kata Komarul, Senin (29/9).

Lurah Halim Perdanakusuma, Yuswil Rasyid menuturkan, Kali Cipinang memang mendesak untuk dinormalisasi. Sebab setiap hujan, wilayahnya menjadi langganan banjir. Terutama di RW 05, 07, 08 dengan ketinggian genangan mencapai 175 sentimeter. Ironisnya hal ini sudah terjadi lebih dari 20 tahun.

"Dulu kami sudah minta agar Kali Cipinang ini dipasangi turap seperti di Kelurahan Makasar. Namun Dinas Pekerjaan Umum DKI tidak bersedia dengan alasan khawatir trasenya berbeda. Makanya kami juga minta agar Dinas Tata Ruang membuatkan trase di wilayah kami, terutama di bantaran Kali Cipinang," ujar Yuswil.

Yuswil menambahkan, di wilayah RW 07 banyak terdapat lahan kosong, hanya ada sekitar 4 rumah warga. Kemudian di RW 05 ada sekitar 100 rumah warga yang permanen dan perlu dibebaskan jika akan dilakukan normalisasi. Sedangkan di RW 07 ada sekitar 45 rumah.

Sebagian besar surat kepemilikan tanah yang ada di bantaran Kali Cipinang  adalah girik dan akta jual beli (AJB). Sedangkan harga Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) di kawasan ini rata-rata Rp 1,5 juta per meter.

Terkait hal tersebut, staf Panitia Pengadaan Tanah (P2T) Jakarta Timur, Rudy mengatakan, hingga saat ini belum ada program normalisasi Kali Cipinang di kawasan Halim Perdanakusuma.

Rudy mengungkapkan, tahun 2013 memang pernah ada sosialisasi normalisasi Kali Cipinang. Namun saat itu tidak dilanjutkan ke pematokan lahan oleh Dinas PU DKI. "Jadi saat ini belum ada program normalisasi karena anggaran belum tersedia," ujar Rudy.

BERITA TERKAIT
Warga Gotong Royong Bersihkan Kali Cipinang

Warga Gotong Royong Bersihkan Kali Cipinang

Minggu, 22 Juni 2014 18111

Kali Cipinang

Warga Pekayon Minta Kali Cipinang Diturap

Jumat, 09 Mei 2014 6107

tanggul_banjir_nurito.jpg

Sering Kebanjiran, Warga Minta Dibangun Tanggul

Kamis, 27 Februari 2014 2797

tanggul_banjir_nurito.jpg

Tanggul Pasir di Kali Cipinang Jebol

Selasa, 28 Januari 2014 5609

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3561

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 737

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 646

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1418

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1034

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks