Kamis, 27 Februari 2014
Reporter: Nurito
Editor: Lopi Kasim
2795
(Foto: doc)
Tidak adanya tanggul yang penahan, membuat 3 RW di Kelurahan Halim Perdanakusuma, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur menjadi daerah langganan banjir. Bahkan, banjir yang terjadi bisa mencapai ketinggian 1,8 meter. Karenaya, warga berharap instansi terkait membangun tanggul untuk mencegah luapan Kali Cipinang.
Soleh (48), warga RW 05, Kelurahan Halim Perdanakusuma menuturkan, sudah lebih dari 10 tahun wilayahnya kerap tergenang, terutama saat Kali Cipinang meluap. Warga berharap agar pihak terkait segera membangun tanggul. Padahal, warga sudah melaporkan hal tersebut pada Kelurahan Halim Perdanakusuma agar ditindaklanjuti ke unit terkait.
"Kami berharap pemerintah membangun tanggul di sini. Jangan hanya wilayah lain yang ditanggul sementara di sini tidak. Karena kalau ada banjir kiriman, kita juga kebanjiran," harap Soleh, Kamis (27/2).
Lurah Halim Perdanakusuma, Yuswil Rasyid membenarkan adanya keluhan warganya soal pembuatan tanggul. Menurutnya, wilayah yang perlu dibuat tanggul adalah di RW 05 dan 07. Sebab, wilayah tersebut berada di bantaran Kali Cipinang hingga meluap ke RW 08.
"Saya sudah tindaklanjuti keluhan warga ini dengan membuat usulan pembuatan tanggul ke unit terkait. Namun sampai saat ini belum ada tanggapan," ujar Yuswil.
Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Pemeliharaan Sumber Daya Air, Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta, Joko Susetyo mengatakan, wilayah Halim Perdanakusuma segera dibangun ditanggul. Ini untuk menindaklanjuti keluhan warga yang kerap dilanda banjir akibat luapan Kali Cipinang.
"Tanggul yang kita bangun menggunakan batu kali yang diplester. Ketinggiannya mengikuti kondisi di lapangan. Kemungkinan satu meter dari permukaan air. Tanggul dibuat di bantaran kali yang ada di dataran rendah," kata Joko.
Dikatakan Joko, tanggul akan dibangun di sepanjang bibir Kali Cipinang yang menjadi daerah rawan banjir. Ia berharap, dengan adanya tanggul maka pompa yang ada dapat berfungsi normal.
Rencananya, pembangunan tanggul ini dilakukan mulai pekan depan, dengan panjang sekitar 250 meter. Pembangunan tanggul menggunakan dana tak terprediksi, namun ia enggan menyebutkan nilai anggaran dengan alasan belum dihitung.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan
Senin, 02 Februari 2026
3163
Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini
Senin, 02 Februari 2026
736
BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026
Senin, 02 Februari 2026
641
Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital