Beredar Hewan Kurban di Bawah Umur di Jaktim

Jumat, 26 September 2014 Reporter: Nurito Editor: Widodo Bogiarto 3996

20 Hewan Kurban Belum Cukup Umur Ditemukan di Jakarta Timur

(Foto: Nugroho Adibrata)

Tim pemeriksa hewan kurban dari Suku Dinas Peternakan dan Perikanan Jakarta Timur masih menemukan hewan di bawah umur yang diperdagangkan untuk hewan kurban. Seluruh hewan kurban ini langsung diberikan tanda silang menggunakan cat semprot warna merah dan ditulisi BCU atau belum cukup umur.

Untuk mengetahui hewan itu sudah cukup umur, sangat mudah. Yaitu gigi susunya sudah tanggal dan berganti gigi tetap

Dari hasil pemeriksaan di beberapa titik penjualan hewan kurban, petugas menemukan 20 hewan kurban yang belum cukup umur. Ke-20 hewan kurban itu terdiri dari 9 ekor sapi dan 11 ekor kambing. Pemeriksaan hewan kurban ini terus dilakukan petugas hingga H-1 Hari Raya Idul Adha mendatang.

Kepala Seksi Peternakan Suku Dinas Peternakan dan Perikanan Jakarta Timur, Sri Astuti mengatakan,  setiap hewan kurban yang ada di Jakarta Timur, wajib diperiksa kesehatannya sebelum dijual ke masyarakat. Karenanya, sekitar 37 petugas langsung jemput bola mendatangi tempat-tempat penampungan dan penjualan hewan kurban.

"Untuk mengetahui hewan itu sudah cukup umur, sangat mudah. Yaitu gigi susunya sudah tanggal dan berganti gigi tetap," kata Sri, Jumat (26/9).

Pemeriksaan hewan kurban ini melibatkan dokter dari Balai Kesehatan Hewan Ternak dan Ikan Dinas Peternakan dan Kelautan DKI. Terutama untuk mengetahui apakah hewan tersebut terkena penyakit antraks, kuku dan mulut serta penyakit lainnya.

Kemudian ciri untuk hewan kurban yang sehat antara lain, matanya bersinar, kulit bersih atau tidak kusam. Kemudian moncong hidungnya basah.

Sejauh ini petugas belum menemukan adanya hewan kurban yang sakit. Di sisi lain, Pemprov DKI juga mewajibkan setiap hewan kurban yang datang dari luar daerah melampirkan surat kesehatan dari Dinas Peternakan daerah setempat. Jika tidak ada surat keterangan kesehatan maka hewan tersebut dilarang diperjualbelikan di wilayah ibu kota.

Sementara, Adin (41) pedagang hewan kurban di Jl I Gusti Ngurah Rai, Buaran, Duren Sawit mengatakan, hewan kurban jenis sapi yang dijualnya itu berasal dari Wonogiri. Ia memiliki 60 sapi yang dijual, namun  9 ekor di antaranya ternyata belum cukup umur atau kurang dari dua tahun. Di tempat ini, harga sapi berkisar Rp 15-26 juta per ekor.

"Saya sih kurang tahu kalau ternyata ada sapi yang usianya kurang dari dua tahun. Nanti akan saya kembalikan ke Wonogiri kalau memang usianya belum cukup umur," ujar Adin.

 

BERITA TERKAIT
sapi kurban di sekolah

Ingub Soal Penyembelihan Hewan Kurban Disalahartikan

Kamis, 25 September 2014 7375

Belum Ada Standarisasi Pemotongan Hewan, Bimbingan Teknis Digelar

Panitia Hewan Kurban Dapat Pelatihan

Selasa, 23 September 2014 4992

DKI Belum Miliki Pos Pemeriksaan Hewan Kurban

DKI Belum Miliki Pos Pemeriksaan Hewan

Senin, 22 September 2014 4726

tes kesehatan hewan kurban

Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kurban Diperketat

Jumat, 12 September 2014 4144

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2854

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1254

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1044

Gempa kepulauan seribu ist2

Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

Sabtu, 12 September 2026 1186

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 578

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks