Perajin tahu dan tempe yang tergabung dalam Primkopti Swakerta, Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, mengeluhkan rusaknya Tempat Penampungan Sampah (TPS) yang ada di wilayah tersebut. Pasalnya, TPS seluas 500 meter persegi itu temboknya telah rusak hingga membuat sampah bercampur limbah tahu dan tempe jadi berserakan.
Selain menebar aroma tak sedap, rusakanya TPS juga membuat kawasan pemukiman tersebut jadi tampak jorok dan kumuh.
Suharto, Ketua Primkopti Swakerta, Semanan, mengatakan rusaknya tembok yang mengelilingi TPS yang dibangun Dinas Kebersihan DKI tersebut sudah terjadi hampir tiga tahun. Meski begitu tidak ada upaya pembenahan yang dilakukan unit terkait.
“Padahal kerusakan TPS tersebut sudah kami laporkan pada unit terkait yaitu Sudin Kebersihan. Tapi, nyatanya sampai saat ini tak kunjung ada upaya perbaikan,” ujar Suharto, Kamis (27/3).
Ironisnya, sampah yang sudah menumpuk di TPS tersebut, baru diangkut petugas kebersihan setiap seminggu sekali. Ia mengaku, lambatnya pengangkutan sampah tersebut telah berlangsung sejak setahun terakhir ini.
Terkait hal itu, Kasudin Kebersihan Jakarta Barat, Wahyu Pudjiastuti, yang coba dikonfirmasi tidak dapat dihubungi. Sementara Lurah Semanan, Abdul Karim mengaku, untuk masalah tersebut pihaknya belum mendapat laporan dari pengurus dan penghuni Primkopti.
“Masalah itu kami belum mendapat laporan. Tapi, untuk memastikannya akan kami cek dan selanjutnya bersurat pada Sudin Kebersihan untuk memohon diperbaiki,” tandas Abdul.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan
Senin, 04 Mei 2026
889
Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL
Senin, 04 Mei 2026
813
Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026
Jumat, 01 Mei 2026
1189
Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga