Kamis, 27 Maret 2014
Reporter: Agustian Anas, Andry
Editor: Agustian Anas
3511
(Foto: doc)
Kondisi sejumlah jembatan penyerangan orang (JPO) di ibu kota saat ini sangat memprihatinkan. Mulai dari tidak terawat, kumuh, karatan, angker, hingga tidak beratap sehingga mengganggu kenyamanan pejalan kaki.
Karena itu, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta berencana memperbaiki JPO yang rusak tersebut. Salah satu JPO yang akan diperbaiki yaitu JPO Galur, Senen, Jakarta Pusat. Pasalnya, JPO tersebut kini tidak beratap karena atap jembatan yang melintang di antara kawasan Galur, Johar Baru dan Bungur, Senen itu rusak ditiup angin kencang sejak 2012 lalu.
Kabid Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan DKI, Benhard Hutajulu mengatakan, perbaikan JPO Galur, Senen, Jakarta Pusat akan dianggarkan pada 2015 mendatang. "Tahun depan, kita anggarkan lagi perbaikan JPO Galur," ujar Benhard, Kamis (27/3).
Ia menerangkan, jumlah biaya perawatan JPO di DKI Jakarta bervariatif. Biaya perawayan JPO non busway sebesar Rp 800 juta, sedangkan JPO busway per koridor dianggarkan Rp 300 juta. Total JPO yang tersebar di lima wilayah kota administrasi Jakarta berjumlah 300 unit.
Benhard mengatakan, di Jakarta banyak JPO yang ditempati PKL sehingga merampas hak pejalan kaki. Karena itu, pihaknya tengah mengupayakan perluasan JPO dengan menggandeng pihak swasta.
"Jadi nanti ada rencana perluasan JPO dari swasta. PKL yang berdagang di sana akan dilegalkan dan tidak mengambil space pejalan kaki," ungkapnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Pramono Sebut RW Kumuh di Jakarta Menurun Drastis
Rabu, 06 Mei 2026
1108
1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan
Senin, 04 Mei 2026
973
Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL
Senin, 04 Mei 2026
909
Pemberian Insentif Kendaraan Listrik Dukung Kampanye Energi Bersih
Selasa, 05 Mei 2026
702
Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026