Sanggar Si Pitung Lestarikan Silat Cingkrik dari Rawa Belong

Sabtu, 02 September 2017 Reporter: Keren Margaret Vicer Editor: Toni Riyanto 17491

Sanggar Si Pitung Lestarikan Silat Cingkrik dari Rawa Belong

(Foto: Keren Margaret Vicer)

Silat beraliran Cingkrik begitu melegenda di Ibukota. Bersama Silat Beksi, aliran satu ini lebih banyak dikenal masyarakat.

Cingkrik mengandalkan keluwesan gerakan tangan dan kaki

Adalah Sanggar Si Pitung yang melestarikan Silat Cingkrik di kawasan Rawa Belong, Jl Yusuf RT 4/1, Nomor 8, Kelurahan Sukabumi Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Sanggar ini dipimpin Bachtiar Zakaria, pria asli Betawi yang begitu konsisten ingin melestarikan seni dan budaya Betawi.

Kepada beritajakarta.id belum lama ini, Bactiar menuturkan, Silat Cingkrik merupakan hasil karya Ki Maing.

Selanjutnya, keahlian beladiri ini diajarkan kepada tiga muridnya yakni, Ki Ajid, Ki Alit dan Ki Ashari, yang kemudian mengembangkan silat ini di wilayah Jakarta, Tangerang dan Bekasi.

"Cingkrik mengandalkan keluwesan gerakan tangan dan kaki. Konon, karena banyak lompatan atau cingkrak-cingkrik, beladiri ini dinamai Silat Cingkrik," ujarnya.

Bahchtiar menuturkan, dalam Silat Cingkrik terdapat 12 jurus yaitu, jurus keset, keset bacok, cingkrik, cingkrik bacok, saung, keset gedor, cingkrik gedor, langkah 3, langkah 4, macan, singa dan jurus langkah 12.

"Tidak ada yang sulit, kalau mau belajar dengan tekun semua jurus pasti bisa dikuasai," katanya.

Mempelajari Silat Cingkrik, sambung Bachtiar, telah dilakukannya sejak masa kecil.

"Tahun1990 saya mulai mengajar Silat Cingkrik Rawa Belong. Baru pada 5 Mei 1995, Sanggar Si Pitung saya dirikan," ungkapnya.

Bagi masyarakat yang mau belajar, Bachtiar mempersilakan untuk datang langsung ke sanggar. Latihan dilakukan pada Rabu Malam dan Sabtu Malam, pukul 20.00-21.00 WIB.

"Saat ini ada 60 murid, mulai dari anak-anak hingga dewasa yang ikut berlatih. Siapa saja boleh bergabung, gratis tidak dipungut biaya," tuturnya.

Bachtiar bersyukur, berbekal keterampilan dan keahlian yang dimiliki, dirinya maupun murid yang belajar Silat Cingkrik Rawa Belong kerap diundang pentas, baik di acara hajatan dan kegiatan pemerintah. Bahkan, hingga main sinetron.

"Paling penting, seni budaya Betawi harus lestari," tandasnya.

BERITA TERKAIT
H. Sanusi diberi Anugerah Maestro Pencak Silat Oleh Kemendikbud RI

Sanusi Sang Maestro Seni Tradisi Bidang Pencak Silat Betawi

Jumat, 04 Agustus 2017 8950

Melestarikan Pencak Silat Citbitik Mayangkara

Silat Citbitik Sudah Ada dari Abad 17

Sabtu, 22 Juli 2017 32214

 Puluhan Ribu Orang Padati Festival Condet

Festival Condet Berlangsung Hingga Besok

Sabtu, 29 Juli 2017 5204

 Anak Binaan Panti Sabet Medali Turnamen Silat se-Jabodetabek

Lima Anak Binaan Panti Sabet Medali Pencak Silat se-Jabodetabek

Senin, 28 Agustus 2017 4688

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2861

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1256

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1050

Gempa kepulauan seribu ist2

Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

Sabtu, 12 September 2026 1189

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 581

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks