Sanggar Si Pitung Lestarikan Silat Cingkrik dari Rawa Belong

Sabtu, 02 September 2017 Reporter: Keren Margaret Vicer Editor: Toni Riyanto 17680

Sanggar Si Pitung Lestarikan Silat Cingkrik dari Rawa Belong

(Foto: Keren Margaret Vicer)

Silat beraliran Cingkrik begitu melegenda di Ibukota. Bersama Silat Beksi, aliran satu ini lebih banyak dikenal masyarakat.

Cingkrik mengandalkan keluwesan gerakan tangan dan kaki

Adalah Sanggar Si Pitung yang melestarikan Silat Cingkrik di kawasan Rawa Belong, Jl Yusuf RT 4/1, Nomor 8, Kelurahan Sukabumi Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Sanggar ini dipimpin Bachtiar Zakaria, pria asli Betawi yang begitu konsisten ingin melestarikan seni dan budaya Betawi.

Kepada beritajakarta.id belum lama ini, Bactiar menuturkan, Silat Cingkrik merupakan hasil karya Ki Maing.

Selanjutnya, keahlian beladiri ini diajarkan kepada tiga muridnya yakni, Ki Ajid, Ki Alit dan Ki Ashari, yang kemudian mengembangkan silat ini di wilayah Jakarta, Tangerang dan Bekasi.

"Cingkrik mengandalkan keluwesan gerakan tangan dan kaki. Konon, karena banyak lompatan atau cingkrak-cingkrik, beladiri ini dinamai Silat Cingkrik," ujarnya.

Bahchtiar menuturkan, dalam Silat Cingkrik terdapat 12 jurus yaitu, jurus keset, keset bacok, cingkrik, cingkrik bacok, saung, keset gedor, cingkrik gedor, langkah 3, langkah 4, macan, singa dan jurus langkah 12.

"Tidak ada yang sulit, kalau mau belajar dengan tekun semua jurus pasti bisa dikuasai," katanya.

Mempelajari Silat Cingkrik, sambung Bachtiar, telah dilakukannya sejak masa kecil.

"Tahun1990 saya mulai mengajar Silat Cingkrik Rawa Belong. Baru pada 5 Mei 1995, Sanggar Si Pitung saya dirikan," ungkapnya.

Bagi masyarakat yang mau belajar, Bachtiar mempersilakan untuk datang langsung ke sanggar. Latihan dilakukan pada Rabu Malam dan Sabtu Malam, pukul 20.00-21.00 WIB.

"Saat ini ada 60 murid, mulai dari anak-anak hingga dewasa yang ikut berlatih. Siapa saja boleh bergabung, gratis tidak dipungut biaya," tuturnya.

Bachtiar bersyukur, berbekal keterampilan dan keahlian yang dimiliki, dirinya maupun murid yang belajar Silat Cingkrik Rawa Belong kerap diundang pentas, baik di acara hajatan dan kegiatan pemerintah. Bahkan, hingga main sinetron.

"Paling penting, seni budaya Betawi harus lestari," tandasnya.

BERITA TERKAIT
H. Sanusi diberi Anugerah Maestro Pencak Silat Oleh Kemendikbud RI

Sanusi Sang Maestro Seni Tradisi Bidang Pencak Silat Betawi

Jumat, 04 Agustus 2017 9106

Melestarikan Pencak Silat Citbitik Mayangkara

Silat Citbitik Sudah Ada dari Abad 17

Sabtu, 22 Juli 2017 32429

 Puluhan Ribu Orang Padati Festival Condet

Festival Condet Berlangsung Hingga Besok

Sabtu, 29 Juli 2017 5307

 Anak Binaan Panti Sabet Medali Turnamen Silat se-Jabodetabek

Lima Anak Binaan Panti Sabet Medali Pencak Silat se-Jabodetabek

Senin, 28 Agustus 2017 4756

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7149

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4837

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2477

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2547

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1220

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks