Ratusan Nelayan Mengadu ke Jokowi

Selasa, 09 September 2014 Reporter: Andry Editor: Agustian Anas 4218

Ratusan Nelayan Mengadu ke Jokowi

(Foto: Andry)

Sekitar 500 nelayan Kalibaru-Cilincing, Jakarta Utara, menggelar aksi unjuk rasa di depan gerbang Balaikota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (9/9).

Kita ke sini mau minta ke Pak Jokowi supaya diizinkan melaut. Karena kita sebelumnya dilarang Sudin Perikanan dan Walikota Jakarta Utara

Dalam aksinya, para nelayan meminta Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, segera mencabut Surat Keputusan (SK) dari Suku Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Jakarta Utara yang melarang mereka melaut sejak 1 Juni 2014.

"Kita ke sini mau minta ke Pak Jokowi supaya diizinkan melaut. Karena kita sebelumnya dilarang Sudin Perikanan dan Walikota Jakarta Utara," kata Ali Abdullah (52), salah seorang nelayan.

Warga Kalibaru Barat 7, Cilincing, Jakarta Utara ini mengatakan, para nelayan di wilayahnya dilarang melaut karena alat tangkap ikan milik mereka dianggap telah merusak lingkungan. "Alasan lainnya karena situasi pemilihan presiden belum selesai. Sementara kita sudah menganggur 3,5 bulan," keluhnya.

Dia mengatakan, pihak Suku Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Jakarta Utara sebelumnya juga pernah meminta para nelayan mengganti alat tangkap ikan karena dinilai tidak sesuai standar. "Dari Sudin Perikanan menyuruh alat tangkap kita diubah, tapi giliran diubah, dibilang tidak sesuai. Padahal baru setengah bulan berjalan," terangnya.

Ali juga menyayangkan sikap dari pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara karena tidak jelas memberikan informasi mengenai alat tangkap ikan yang sesuai prosedur. "Harusnya kalau alat tangkap kita nggak sesuai proedur, dikasih tahu mana yang benar," ungkapnya.

Menurut Ali, para nelayan pada umumnya bersedia jika alat tangkap berupa pukat ikan mini mereka diuji coba pihak Suku Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Jakarta Utara. "Dari pihak kita kalau memang dianggap merugikan lingkungan hidup, silakan dicek aja," tuturnya.

Ali menerangkan, ratusan nelayan di wilayahnya telah empat kali menggelar unjuk rasa dan meminta perhatian dari Gubernur DKI, Joko Widodo agar ikut membantu menyelesaikan persoalan ini. "Ini sudah yang keempat kali kita demo, tapi nggak ada tanggapan sama sekali. Dari walikota juga belum lakukan mediasi," tukasnya.

BERITA TERKAIT
kapal nelayan bersandar di muara baru

Nelayan di Jakut Rugi Rp 1 Miliar

Kamis, 04 September 2014 8108

Kehabisan Solar, Nelayan Muara Angke Mengamuk di SPBB

Kehabisan Solar, Nelayan Mengamuk di Muara Angke

Rabu, 27 Agustus 2014 4538

 Diduga api muncul akibat korsleting listrik di ruang mesin salah satu kapal

Kebakaran Kapal di Muara Angke Baru Padam Setelah 9 Jam

Minggu, 07 September 2014 6776

Nelayan Kamal Muara Berharap Dibuatkan SPDN

Nelayan Kamal Muara Butuh SPDN

Minggu, 10 Agustus 2014 5540

BERITA POPULER
Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3376

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1661

Pramono kunjungan ciangir rezap

Manfaatkan Sampah Organik, DKI Bakal Bangun Pusat Ketahanan Pangan di Ciangir

Jumat, 31 Juli 2026 1465

Selama Bulan Juli, 441 Ekor Kucing di Jaksel Sudah di Sterilisasi

441 Ekor Kucing Sudah Disterilisasi di Jaksel

Senin, 03 Agustus 2026 803

Urban Farming Rudin Lurah Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

Selasa, 04 Agustus 2026 639

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks