Awak Angkutan Umum Kembali Demo di Lebak Bulus

Senin, 27 Januari 2014 Reporter: Rio Sandiputra Editor: Erikyanri Maulana 3324

demo_lebak_bulus_riio.jpg

(Foto: doc)

Ratusan awak angkutan umum kembali menggelar aksi unjuk rasa di Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Senin (27/1). Dalam aksinya, selain berorasi, awak angkutan umum ini juga memarkirkan kendaraannya hingga keluar terminal hingga menyebabkan kemacetan panjang dari Pondok Indah maupun Jl TB Simatupang dan Jl Raya Pasar Jumat.

Aksi yang dilakukan awak angkutan umum dalam kota di Terminal Lebak Bulus ini dilatarbelakangi adanya isu mengenai rencana penutupan terminal angkutan kota untuk proyek depo Mass Rapit Transport (MRT). Sehingga timbul kekhawatiran dari para awak angkutan umum dalam kota akan bernasib sama dengan pegawai Perusahaan Otobus (PO) AKAP yang saat ini terminalnya sudah ditutup. "Ini apa-apaan belum ada sosialisasi kok tiba-tiba mau ditutup. Kita butuh penjelasan dari Pemerintah mengenai masalah ini," ujar Amar (46) salah seorang sopir angkot 106 jurusan Lebak Bulus - Parung, Senin (27/1).

Dikatakan Amar, awalnya sesuai dengan rencana hanya terminal bus AKAP yang ditutup. "Kami mencari nafkah, kita minta jalur kita tetap ada. Belum ada sosialisasi mau ditutup, sembarangan aja," katanya.

Dalam aksinya, para pengunjuk rasa sempat melakukan sweeping terhadap rekan mereka yang masih beroperasi. Mereka memberhentikan, lalu mengajak awak angkutan umum kota lainnya untuk ikut mogok dan berunjuk rasa.

Sekitar 30 personel kepolisian dari Polsek Cilandak mengamankan sekaligus mengatur arus lalu lintas di depan terminal yang sempat macet. "Kita turunkan 30 personel dari Polsek. Ini sebenarnya hanya salah pengertian saja," ujar Kompol Sungkono, Kapolsek Cilandak, Senin (27/1).

Menurut Sungkono, para awak angkutan tidak mengetahui informasi yang beredar secara utuh. Karena sebenarnya belum ada rencana untuk penutupan terminal angkutan kota di Lebak Bulus ini. "Informasi adanya penutupan itu tidak ada. Padahal yang dimaksud pemagaran terminal AKAP yang kemarin ditutup," katanya.

Ditambahkan Sungkono, aksi ini juga hanya spontanitas dari para awak angkutan yang khawatir. "Hanya spontanitas saja. Setelah mendengar dari perwakilan mereka yang ke balaikota, para pendemo langsung bubar dan beroperasi lagi," tuturnya.

Selain menyebabkan kemacetan panjang, aksi ini juga sempat membuat penumpang terlantar karena angkutan umum tidak ada yang beroperasi. Akhirnya aktivitas di terminal itu kembali normal sekitar pukul 11.00. Arus lalu lintas pun terpantau mulai lancar kembali.


BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2515

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1204

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 968

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 514

Gub pramono ppid

Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

Jumat, 18 September 2026 411

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks