Pagar pembatas Kali Grogol yang memisahkan Jl Inspeksi Kelurahan Palmerah, Jakarta Barat, banyak yang hilang karena dicopot pedagang di wilayah tersebut. Ketiadaan pagar pembatas, membuat lahan pinggir kali yang seharusnya steril kini menjadi tempat parkir liar dan lapak usaha tanaman hias.
Berdasarkan pantauan beritajakarta.com setidaknya ada lima RW di sepanjang Jl Infantri, Palmerah, yang dipasang pagar pembatas tapi kini kondisinya telah hilang dan rusak. Dari lima RW tersebut, kondisi terparah di dua Rw yaitu RW 12 yang berubah menjadi lahan parkir mobil bak dan warung makan, dan di RW 7 yang dijadikan usaha penjual tanaman hias, bengkel sepeda dan kantor ormas.
Bram (35) petugas keamanan setempat mengatakan, pagar pembatas itu dibuat agar para pedagang tidak berjualan dan membuat bangunan semi permanen di bantaran kali, karena kondisinya rawan longsor. Tapi, sekarang banyak yang dicopot pedagang, dan ada juga yang dicuri pemulung.
"Pagar pembatas itu dicopot pada saat akhir pekan atau malam hari, sehingga luput dari pengawasan pihak kelurahan,” ujarnya, Kamis (27/3).
Terkait hal itu, Wakil Lurah Palmerah, Raditian Ramajaya mengatakan, pihaknya akan memberikan imbauan agar para pedagang tidak berjualan di bantaran kali lagi. Sedangkan bagi yang tertangkap tangan mencopot atau mencuri pagar pembatas, pihaknya mengancam akan mempidanakannya. “Kita akan koordinasi dengan yang berwenang," ucapnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan
Senin, 04 Mei 2026
880
Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL
Senin, 04 Mei 2026
801
Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026
Jumat, 01 Mei 2026
1162
Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga