Satpol PP Awasi Aktivitas Pemicu Tawuran Saat Ramadan

Kamis, 18 Mei 2017 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Andry 2810

Satpol PP Antisipasi Tawuran saat Ramadan

(Foto: doc)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) akan meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi memicu tawuran antar warga sepanjang bulan suci Ramadan.

Pasti akan banyak kegiatan saur on the road. Ini salah satu yang perlu diantisipasi

"Pasti akan banyak kegiatan. Ini salah satu yang perlu diantisipasi," ujar Jupan Royter, Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Kamis (18/5).

Jupan juga mengimbau warga di masing-masing wilayah untuk meningkatkan kegiatan siskamling selama Ramadan. Kegiatan tersebut dinilai efektif untuk mengantisipasi perisitiwa lain yang kerap terjadi seperti kebakaran dan pencurian.

"Kami sudah minta tingkatkan siskamling. Pada saat bulan puasa tiap kecamatan antisipasi tawuran," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Dari patroli berskala itu kita memeriksa rombongan SOTR dan mendapati salah satu peserta membawa sen

Bawa Celurit, Peserta Sahur on the Road Diamankan

Selasa, 22 Juli 2014 4117

       Penyelenggara SOTR Diminta Melapor

Penyelenggara SOTR Diminta Melapor

Rabu, 15 Juni 2016 3550

Satgas Pangan Lebih Intensif Awasi Bahan Pokok Jelang Ramadan

DKI Intensifkan Kinerja Satgas Pangan Jelang Ramadan

Senin, 15 Mei 2017 3540

BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 881

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 804

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1180

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 600

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1108

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks