DKI Garap Pasar Wisatawan Tiongkok

Sabtu, 23 Agustus 2014 Reporter: Erikyanri Maulana Editor: Erikyanri Maulana 5473

Jakarta Roadshow 2014

(Foto: Devi Lusianawati)

Wisatawan Tiongkok masih menjadi pasar yang cukup menjanjikan bagi industri pariwisata di DKI Jakarta. Tingginya tingkat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) asal negeri Tirai Bambu tersebut, membuat Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta kembali menggelar Jakarta Roadshow pada 20-21 Agustus di Xiamen, Tingkok.

Kota-kota besar di Tiongkok adalah pasar potensial bagi pariwisata Jakarta selama ini. Melalui kegiatan ini kami berharap makin mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan negeri Tirai Bambu ke Jakarta

Selain sebagai ajang pertemuan para pelaku usaha industri pariwisata Jakarta dengan ratusan stakeholder pariwisata Tiongkok, kegiatan ini juga untuk menginformasikan Jakarta tetap kondusif bagi kunjungan wisman pasca Pemilihan Presiden (Pilpres) RI 2014.

"Kota-kota besar di Tiongkok adalah pasar potensial bagi pariwisata Jakarta selama ini. Melalui kegiatan ini kami berharap makin mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan negeri Tirai Bambu ke Jakarta," ujar Arie Budhiman, Kepala Disparbud DKI Jakarta, Sabtu (23/8).

Dikatakan Arie, potensi Jakarta menjadi destinasi wisman Tiongkok sangat besar. Dalam lima tahun terakhir (2008-2012), kunjungan wisman Tiongkok ke Jakarta jumlahnya terus meningkat. Sedangkan pada tahun 2013 lalu, dari kunjungan wisman ke Jakarta sebesar 8,8 juta, 800 di antaranya merupakan wisman asal Tiongkok.

"Dengan potensi yang dimiliki Jakarta, serta dukungan infrastruktur transportasi yang tersedia, kami optimis jumlah kunjungan wisman Tiongkok ke Jakarta akan semakin besar," kata Arie.

Sementara itu, Kepala Bidang Promosi Disparbud DKI Jakarta, Cucu Ahmad Kurnia menambahkan, pihaknya optimistis upaya mendatangkan lebih banyak kunjungan turis dari Tiongkok ke Jakarta akan berhasil. Apalagi jika melihat frekuensi penerbangan langsung dan rata-rata jumlah penumpang dari beberapa kota besar di Tiongkok ke Indonesia dalam setiap minggunya.

Saat ini, frekuensi penerbangan langsung setiap minggunya dari Beijing, Guangzhou, Hong Kong, Sanghai dan Xiamen ke Indonesia mencapai dari 90 penerbangan dengan total penumpang hampir 15.000 orang. Dari jumlah itu, lebih dari 50 persennya ke Jakarta dengan jumlah penumpang rata-rata 8.300 orang.

"Ini merupakan indikasi bahwa pasar Tiongkok sangat berpeluang dan potensial untuk terus digarap," ucap Cucu.

Dalam Jakarta Roadshow 2014 di Westin Hotel Xiamen juga dikemas acara table top dan gala dinner yang menampilkan atraksi kesenian dan budaya Betawi serta daerah lainnya di Indonesia.

"Rata-rata pertumbuhan wisatawan ke Jakarta sekitar 7-10 persen per tahun. Jakarta Roadshow 2014 juga bertujuan mempromosikan Jakarta sebagai destinasi wisata yang tidak kalah dibandingkan daerah lain di Indonesia dan kota besar lainnya di dunia,"  tandas Cucu.

BERITA TERKAIT
April, Kunjungan Wisman ke Jakarta Menurun

Kunjungan Turis Asing Turun 8,64 Persen

Selasa, 03 Juni 2014 3759

Giant Sea Wall

Perusahaan Swasta Tertarik Ikut Bangun Giant Sea Wall

Kamis, 12 Juni 2014 6857

Ratusan Bus Transjakarta dan BKTB Mangkrak Di Pool PPD Ciputat

Basuki Tolak Lunasi Pembayaran Transjakarta Tiongkok

Kamis, 22 Mei 2014 5957

ekiden

Jakarta Kota Pertama Penyelenggara Ekiden di Asia Tenggara

Sabtu, 24 Mei 2014 7690

DKI Bentuk Tim Buru Aset Bangunan Warisan Belanda

IKJ Akan Semarakkan Kota Tua dengan Atraksi Seni

Selasa, 19 Agustus 2014 6794

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3687

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 737

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 647

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1422

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1037

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks