DKI Transparansi PAD untuk Tekan Kebocoran

Jumat, 15 Agustus 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Dunih 5107

Terapkan Transparansi Pajak, DKI Gandeng ADB

(Foto: Yopie Oscar)

Pemprov DKI Jakarta dan Asian Development Bank (ADB) melakukan kerjasama dalam bidang transformasi tata kelola Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kerjasama dilakukan agar pengelolaan keuangan di Pemprov DKI lebih modern, efisien dan efektif sehingga ke depan diharapkan tidak ada lagi kebocoran PAD di ibu kota.

Saya kira ini langkah yang baik. Tapi ini tahap awal saja, mereka yakin kalau mau membuat pembangunan di ASEAN baik, kunci ekonomi ada di Indonesia. Lihat saja harga properti kita, tidak pernah turun

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama  mengatakan, banyak keuntungan yang didapat dari kerjasama yang dilakukan ini. Mengingat fokus dalam kerjasama yang dilakukan yakni terkait sharing sumber daya manusia (SDM), sistem, dan teknologi untuk meningkatkan kapabilitas dan kredibilitas Dinas Pelayanan Pajak DKI Jakarta.

Menurut Basuki, Indonesia adalah kunci ekonomi di ASEAN. Hal tersebut terlihat dari harga properti yang terus meningkat. "Saya kira ini langkah yang baik. Tapi ini tahap awal saja, mereka yakin kalau mau membuat pembangunan di ASEAN baik, kunci ekonomi ada di Indonesia. Lihat saja harga properti kita, tidak pernah turun," kata Basuki saat penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU), di Balaikota DKI Jakarta, Jumat (15/8)

Pemprov DKI juga terus berusaha membangun infrastruktur yang baik, agar para investor mau berinvestasi. Salah satunya yakni pembangunan enam ruas jalan tol dalam kota, pengadaan bus gratis, serta terus menambah jumlah bus Transajakarta.

Dengan kerjasama ini, lanjut Basuki, diharapkan sistem pajak di ibu kota bisa lebih transparan. Berdasarkan dari hasil analisa potensi pajak yang tertampung di ibu kota hanya 60 peren saja. "Mereka kasih tahu kepada kita potensi pajak kita yang tertampung baru 60 persen," ujarnya.

Padahal potensi APBD di kota besar seperti Jakarta setiap tahunnya bisa menembus angka Rp 120 triliun. Namun dirinya sangsi jika Pemprov DKI Jakarta bisa menghabiskan uang sebesar tersebut. "Rp 72 triliun saja tidak bisa habisin, apalagi kalau Rp 120 triliun kan," katanya.

Dikatakan Basuki, ADB juga merupakan salah satu mitra kerja untuk mengembangkan pembangunan di Jakarta. Terlebih mereka memiliki pengalaman yang cukup baik dalam hal pelayanan keuangan.

"Termasuk membandingkan sistem pajak dengan negara lain. Jadi dia mesti sharing. Kami ini untung mereka (ADB) akan bantu dengan pengalaman mereka. Jadi kita tidak perlu studi banding kok. Suruh mereka saja ke sini," kata Basuki.

Sementara itu, Direktur ADB Indonesia, Adrian Ruthenberg mengatakan, Pemprov DKI merupakan contoh bagaimana administrasi pengelolaan PAD dilakukan secara modern, efektif, dan efisien. "Kebutuhan akan pelayanan publik yang berkualitas tentunya membutuhkan investasi di bidang infrastruktur yang sumber pendanaannya diharapkan berasal dari PAD," tandasnya.

BERITA TERKAIT

Jokowi Terima Kunjungan Menlu Jepang

Selasa, 12 Agustus 2014 3428

Transparansi untuk Kuatkan Pondasi Pemprov DKI

Transparansi untuk Kuatkan Pondasi Pemprov DKI

Kamis, 03 Juli 2014 4307

ahok upacara satpol pp

Ahok: Kalau Mau Menolong, Jadi Pejabat

Rabu, 13 Agustus 2014 4709

 Soal Lasro yang kemarin mau mundur sepertinya ini juga akan terjadi.

ICW Nilai Lasro Punya Komitmen Berantas Korupsi

Selasa, 12 Agustus 2014 6824

Kebijakan Transaksi Non Cash Diapresiasi BI

Kamis, 07 Agustus 2014 3991

BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 881

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 803

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1164

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 600

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1107

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks