Kios Blok G Tanah Abang Ditinggal Pedagang

Kamis, 14 Agustus 2014 Reporter: Andry Editor: Agustian Anas 7840

pasar_blok_g_2.jpg

(Foto: doc)

Program relokasi pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di pinggir jalan di kawasan Tanah Abang dinilai gagal. Bagaimana tidak, PKL yang direlokasi ke Pasar Blok G Tanah Abang, kini kembali berjualan di jalan dengan alasan sepi pembeli.

Kita sudah berupaya, tapi pedagang sulit dikendalikan. Sekarang hampir semua kios sudah kosong, kita juga sudah kasih peringatan terakhir ke mereka

Pantauan beritajakarta.com, deretan kios di lantai III Pasar Blok G Tanah Abang tak ubahnya seperti kuburan. Di lantai ini, kios-kios hampir seluruhnya kosong ditinggal pergi pedagang. Dari 570 pedagang yang menempati kios di lantai III, kini hanya tersisa tiga orang. Pedagang yang tersisa itu memfungsikan kios mereka menjadi warung rokok serta makanan dan minuman ringan.

Manajer Pasar Blok G Tanah Abang, Namen Suhandi mengatakan, pedagang yang bertahan menempati kios di lantai III terus menyusut. Bahkan, sebagian besar pedagang di lantai tersebut  sudah tak lagi berjualan hingga perpanjangan masa gratis sewa kios kedua habis akhir Agustus ini.

"Kita sudah berupaya, tapi pedagang sulit dikendalikan. Sekarang hampir semua kios sudah kosong, kita juga sudah kasih peringatan terakhir ke mereka," ujarnya, Kamis (14/8).

Namen juga mengaku tidak mengetahui kemana para pedagang itu pergi setelah meninggalkan kios-kios mereka. Sampai kini, pihaknya masih terus berkonsentrasi menjaga pedagang di lantai I dan II agar tetap bertahan di Blok G. "Sekarang kita konsen menjaga pedagang di lantai I dan II supaya tetap bertahan di pasar ini," ucapnya.

Menurut Namen, pihaknya saat ini masih menunggu keputusan gubernur DKI terkait refungsi lantai III Blok G pasca ditinggal pedagang. Kondisi kios yang kosong juga telah dilaporkan ke pihak PD Pasar Jaya. "Kita sudah laporkan ke PD Pasar Jaya terkait kondisi kios di lantai III," ungkapnya.

Sejauh ini, kata Namen, pihaknya juga telah menerima tawaran dari kelompok pedagang lain yang ingin mengisi kios kosong di lantai III Blok G Tanah Abang. Misalnya dari pedagang Pasar Tasik dan pedagang aksesoris handphone yang berjualan di depan Stasiun Tanah Abang. "Jadi kios-kios yang kosong ini nanti kita peruntukan bagi pedagang lain," tuturnya.

Sementara itu, Ramos Siregar (32), salah seroang pedagang yang masih bertahan di Pasar Blok G Tanah Abang mengaku sudah mulai resah berjualan di lantai III. Sebab, hingga mendekati masa sewa kios gratis kedua berakhir, belum ada kebijakan baru dari gubernur terkait masa perpanjangan kios.

"Kan belum kelihatan hasilnya kami jualan di sini, buat bayar retribusi harian aja kami sulit. Makanya, kalau bisa ya diperpanjang masa gratisannya lagi," ujarnya.

Pria asal Medan, Sumatera Utara ini juga mengatakan tidak punya pilihan selain bertahan berjualan rokok dan minuman ringan di kios yang ditempatinya. "Kalau mau jualan di jalan, saya nggak punya duit buat bayar lapak. Makanya saya pilih bertahan di sini," tukasnya.

BERITA TERKAIT
pasar_blok_g_2.jpg

Sewa Kios Segera Berakhir, Pedagang Blok G Resah

Rabu, 13 Agustus 2014 3632

pasar_blok_g_2.jpg

Lahan Parkir Blok G Tanah Abang Tidak Memadai

Kamis, 07 Agustus 2014 5039

Pedagang Pakaian Pasar Blok G Jadi Penjual Makanan-Minuman

Pedagang Pakaian di Blok G Beralih Jual Makanan

Sabtu, 19 Juli 2014 51967

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2574

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1212

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 978

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 519

Gub pramono ppid

Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

Jumat, 18 September 2026 430

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks