Hari Masuk Diseragamkan, Guru Belum Sepakat

Senin, 11 Agustus 2014 Reporter: Jhon Syah Putra Kaban Editor: Widodo Bogiarto 5115

 Lebih bagus hari Sabtu masuk semua, jadi siswa lebih terkoordinir. Karena biasanya Sabtu hanya digu

(Foto: doc)

Rencana Dinas Pendidikan DKI Jakarta yang akan menyeragamkan hari dan jam masuk sekolah negeri reguler dan standar nasional menjadi enam hari, mulai Senin hingga Sabtu, langsung memunculkan pro dan kontra di kalangan guru di Jakarta Timur. Mereka mengimbau sebelum diterapkan agar dilakukan kajian lebih dahulu.

Lebih bagus hari Sabtu masuk semua, jadi siswa lebih terkoordinir. Karena biasanya Sabtu hanya digunakan untuk kegiatan ekstrakurikuler saja

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Negeri 62 Jakarta Timur, D S Wiguna Syarif menuturkan, dirinya sangat setuju dengan rencana Disdik DKI tersebut. Menurutnya, dengan penyeragaman hari dan jam masuk sekolah negeri, siswa menjadi lebih terkoordinir.

"Lebih bagus hari Sabtu masuk semua, jadi siswa lebih terkoordinir. Karena biasanya Sabtu hanya digunakan untuk kegiatan ekstrakurikuler saja. Setelah ada penyeragaman kan bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar," kata Syarif, Senin (11/8).

Syarif mengaku, seluruh guru dan siswa SMA Negeri 62 siap apabila rencana penyeragaman tersebut betul-betul direalisasikan. "Kami di sini merasa siap semua," tegasnya.

Namun, tanggapan berbeda disampaikan Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMP Negeri 49 Jakarta Timur, Susila Aris. Menurutnya, Disdik DKI lebih baik mempertahankan hari dan jam masuk yang sudah berlaku selama ini. Sebab enam hari masuk sekolah dinilai tidak efektif dan efisien dari segi waktu dan ekonomi.

"Sekolah itu kan perlu listrik. Banyak sekolah yang pakai AC. Berapa biaya yang dibutuhkan untuk seluruh sekolah di Jakarta" kata Aris.

Selain itu, kata Aris, biaya yang dikeluarkan siswa untuk ongkos transportasi  ke sekolah juga bertambah. "Semua harus diperhitungkan, tentu masuk enam hari itu memboroskan ongkos," tukasnya.

Di sisi lain, pembelajaran yang terlalu dipaksakan dalam lima hari juga tidak terlalu baik bagi psikologis anak. "Jika murid dipaksakan belajar hingga sore itu tidak bagus juga, karena daya serap anak terbatas," ungkapnya.

Sekadar diketahui, Disdik DKI akan menyeragamkan hari dan jam masuk sekolah negeri reguler dan standar nasional menjadi enam hari, mulai Senin hingga Sabtu. Selama ini, hari masuk sekolah berstandar nasional selama lima hari. Sedangkan sekolah reguler selama enam hari.

Kepala Disdik DKI, Lasro Marbun mengatakan, dalam kurikulum pelajaran tahun 2013 yang baru saja diterapkan memang ada volume yang besar untuk mata pelajaran. Sehingga hari masuk harus disesuaikan. Karena jika tetap dipaksakan hanya lima hari masuk sekolah, maka setiap harinya jam sekolah bisa sampai pukul 16.00.

Dikatakan Lasro, dengan ditambahnya hari masuk sekolah, maka setiap hari sekolah hanya sampai pukul 14.00. Sementara untuk yang shift kedua, pulang sekolah pada pukul 17.00.

BERITA TERKAIT
Siswa BPK Penabur Akan di Beri Tempat Penampungan Sementara

Siswa BPK Penabur Diungsikan ke Sekolah Sementara

Senin, 11 Agustus 2014 4251

ilustrasi sekolah

Hari Masuk Sekolah Akan Diseragamkan

Jumat, 08 Agustus 2014 4609

marbun larso

Dana BOP Akan Disalurkan Langsung ke Sekolah

Jumat, 08 Agustus 2014 11505

sekolah terbakar trinitas

Mess Guru di Jakbar Hangus Terbakar

Jumat, 08 Agustus 2014 6398

ahok_dubes_bagikan_sumbangan.jpg

Basuki : Siswi Tak Wajib Pakai Kebaya Encim

Kamis, 07 Agustus 2014 6747

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2810

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1242

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1023

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 566

Gempa kepulauan seribu ist2

Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

Sabtu, 12 September 2026 1164

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks