Pemprov DKI Diminta Manfaatkan Lahan Kosong

Rabu, 11 Januari 2017 Reporter: Jhon Syah Putra Kaban Editor: Budhy Tristanto 3284

Lahan Kosong Milik DKI Diminta Diberdayakan

(Foto: doc)

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Tubagus Arif, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI untuk memanfaatkan lahan kosong untuk mengembangkan budidaya tanaman cabai. Hal ini, bisa jadi inovasi mengatasi tingginya harga cabai di pasar saat ini.

Lahan kosong milik Pemprov DKI cukup banyak, seperti di Ciangir. Semuanya itu, sebaiknya bisa dimanfaatkan

"Lahan kosong milik Pemprov DKI cukup banyak, seperti di Ciangir. Semuanya itu, sebaiknya bisa dimanfaatkan," ujarnya, Rabu (11/1).

Agar tanaman cabai hasilnya bisa dipertanggungjawabkan, lanjut Tubagus Arif, Pemprov DKI juga harus membentuk tim pengawas.

"Petani juga harus dididik secara profesional. Sayang program ada tapi kalau tidak bisa dilakukan pengawasan," katanya.

Dia berharap, pengembangan budidaya cabai di lahan kosong ini diharapkan bisa menambah suplai cabai yang saat ini masih tergantung dari luar daerah.

"Distribusinya juga harus dibenahi untuk menanggulangi kenaikan harga cabai," tandasnya.

BERITA TERKAIT
DKI Harus Miliki Grand Design Pengelolaan Cabai

DKI Diminta Miliki Rancangan Pengelolaan Komoditi Cabai

Rabu, 11 Januari 2017 5013

Dewan Beri Masukan Terkait Pasar Blok G Tanah Abang

Dewan Bantu Pecahkan Masalah Pasar Blok G Tanah Abang

Rabu, 11 Januari 2017 4397

BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2379

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2448

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1750

Car free night sarinah otoy

Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 1006

Taman Lapangan Banteng doc

Pemprov DKI Bakal Gelar Halalbihalal di Lapangan Banteng

Sabtu, 21 Maret 2026 545

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks