23 Penumpang Tewas dalam Kebakaran Kapal Zahro Express

Minggu, 01 Januari 2017 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 6634

Kebakaran Kapal Zahro Express Telan Korban Jiwa 23 Orang

(Foto: Jhon Syah Putra Kaban)

Peristiwa terbakarnya Kapal Zahro Express di Muara Angke, Jakarta Utara, Minggu (1/1), hingga kini telah mengakibatkan 23 penumpang meninggal dunia, 17 penumpang luka-luka, 17 orang hilang dan 194 orang berhasil diselamatkan.

20 korban meninggal ditemukan di dalam kapal Zahro Express setelah kapal tersebut dievakuasi ke pelabuhan Muara Angke

Dari 23 orang yang meninggal dunia, tiga korban sudah berhasil diidentifikasi dan saat ini berada di Rumah Sakit Atmajaya dan RSCM. Korban meninggal dunia tersebut yakni Jeksen Wilhelmus (40) alamat Tajur Bogor, lalu Masduki asal Cirebon, dan Elia (35).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Denny Wahyu mengatakan, 20 korban meninggal dunia sedang dievakuasi dan ditempatkan dalam kantong mayat. Saat ini dalam perjalan ke RS. Sedangkan 17 korban luka dibawa ke RS Atmajaya.

"20 korban meninggal ditemukan di dalam kapal Zahro Express setelah kapal tersebut dievakuasi ke pelabuhan Muara Angke," ungkap Denny, Minggu (1/1).

Hendri (40), salah seorang penumpang kapal yang selamat dan menyaksikan langsung kejadian itu menceritakan, musibah tersebut berlangsung cepat. Saat itu dia bersama kurang lebih 10 anggota keluarganya yang sedang berlibur melihat asap keluar dari ruang kabin. Dia tidak menyangka bahwa asap itu adalah awal malapetaka.

"Itu kejadiannya cepat. Soalnya keluarga saya di samping kabin mesin, ada 11 orang. Waktu itu ada asap dikit, saya pikir asap mesin. Lalu saya bawa anak saya dan keponakan yang masih kecil untuk menjauh dari asap. Belum duduk, api sudah besar dan muncul asap tebal," ujar Hendri saat ditemui beritajakarta.com di RSPD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Melihat kejadian itu, sontak Hendri berusaha menyelamatkan anggota keluarganya yang terjebak kobaran api dan kepulan asap. Namun nahas, salah seorang anggota keluarganya, bernama Sese (25) tidak tertolong.

Saat ini Hendri tengah menjalani perawatan di RSPAD Gatot Subroto karena mengalami sesak nafas. Sedangkan, anak keduanya Febriando mendapat perawatan intensif karena mengalami luka bakar di wajah.

Hingga kini, Hendri juga masih menunggu nasib keluarganya yang lain.

BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2313

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2277

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1693

Car free night sarinah otoy

Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 965

IMG 20260314 160842

150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

Sabtu, 14 Maret 2026 1742

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks