23 Penumpang Tewas dalam Kebakaran Kapal Zahro Express

Minggu, 01 Januari 2017 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 6762

Kebakaran Kapal Zahro Express Telan Korban Jiwa 23 Orang

(Foto: Jhon Syah Putra Kaban)

Peristiwa terbakarnya Kapal Zahro Express di Muara Angke, Jakarta Utara, Minggu (1/1), hingga kini telah mengakibatkan 23 penumpang meninggal dunia, 17 penumpang luka-luka, 17 orang hilang dan 194 orang berhasil diselamatkan.

20 korban meninggal ditemukan di dalam kapal Zahro Express setelah kapal tersebut dievakuasi ke pelabuhan Muara Angke

Dari 23 orang yang meninggal dunia, tiga korban sudah berhasil diidentifikasi dan saat ini berada di Rumah Sakit Atmajaya dan RSCM. Korban meninggal dunia tersebut yakni Jeksen Wilhelmus (40) alamat Tajur Bogor, lalu Masduki asal Cirebon, dan Elia (35).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Denny Wahyu mengatakan, 20 korban meninggal dunia sedang dievakuasi dan ditempatkan dalam kantong mayat. Saat ini dalam perjalan ke RS. Sedangkan 17 korban luka dibawa ke RS Atmajaya.

"20 korban meninggal ditemukan di dalam kapal Zahro Express setelah kapal tersebut dievakuasi ke pelabuhan Muara Angke," ungkap Denny, Minggu (1/1).

Hendri (40), salah seorang penumpang kapal yang selamat dan menyaksikan langsung kejadian itu menceritakan, musibah tersebut berlangsung cepat. Saat itu dia bersama kurang lebih 10 anggota keluarganya yang sedang berlibur melihat asap keluar dari ruang kabin. Dia tidak menyangka bahwa asap itu adalah awal malapetaka.

"Itu kejadiannya cepat. Soalnya keluarga saya di samping kabin mesin, ada 11 orang. Waktu itu ada asap dikit, saya pikir asap mesin. Lalu saya bawa anak saya dan keponakan yang masih kecil untuk menjauh dari asap. Belum duduk, api sudah besar dan muncul asap tebal," ujar Hendri saat ditemui beritajakarta.com di RSPD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Melihat kejadian itu, sontak Hendri berusaha menyelamatkan anggota keluarganya yang terjebak kobaran api dan kepulan asap. Namun nahas, salah seorang anggota keluarganya, bernama Sese (25) tidak tertolong.

Saat ini Hendri tengah menjalani perawatan di RSPAD Gatot Subroto karena mengalami sesak nafas. Sedangkan, anak keduanya Febriando mendapat perawatan intensif karena mengalami luka bakar di wajah.

Hingga kini, Hendri juga masih menunggu nasib keluarganya yang lain.

BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9306

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3250

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3687

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1964

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1538

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks