23 Penumpang Tewas dalam Kebakaran Kapal Zahro Express

Minggu, 01 Januari 2017 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 6898

Kebakaran Kapal Zahro Express Telan Korban Jiwa 23 Orang

(Foto: Jhon Syah Putra Kaban)

Peristiwa terbakarnya Kapal Zahro Express di Muara Angke, Jakarta Utara, Minggu (1/1), hingga kini telah mengakibatkan 23 penumpang meninggal dunia, 17 penumpang luka-luka, 17 orang hilang dan 194 orang berhasil diselamatkan.

20 korban meninggal ditemukan di dalam kapal Zahro Express setelah kapal tersebut dievakuasi ke pelabuhan Muara Angke

Dari 23 orang yang meninggal dunia, tiga korban sudah berhasil diidentifikasi dan saat ini berada di Rumah Sakit Atmajaya dan RSCM. Korban meninggal dunia tersebut yakni Jeksen Wilhelmus (40) alamat Tajur Bogor, lalu Masduki asal Cirebon, dan Elia (35).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Denny Wahyu mengatakan, 20 korban meninggal dunia sedang dievakuasi dan ditempatkan dalam kantong mayat. Saat ini dalam perjalan ke RS. Sedangkan 17 korban luka dibawa ke RS Atmajaya.

"20 korban meninggal ditemukan di dalam kapal Zahro Express setelah kapal tersebut dievakuasi ke pelabuhan Muara Angke," ungkap Denny, Minggu (1/1).

Hendri (40), salah seorang penumpang kapal yang selamat dan menyaksikan langsung kejadian itu menceritakan, musibah tersebut berlangsung cepat. Saat itu dia bersama kurang lebih 10 anggota keluarganya yang sedang berlibur melihat asap keluar dari ruang kabin. Dia tidak menyangka bahwa asap itu adalah awal malapetaka.

"Itu kejadiannya cepat. Soalnya keluarga saya di samping kabin mesin, ada 11 orang. Waktu itu ada asap dikit, saya pikir asap mesin. Lalu saya bawa anak saya dan keponakan yang masih kecil untuk menjauh dari asap. Belum duduk, api sudah besar dan muncul asap tebal," ujar Hendri saat ditemui beritajakarta.com di RSPD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Melihat kejadian itu, sontak Hendri berusaha menyelamatkan anggota keluarganya yang terjebak kobaran api dan kepulan asap. Namun nahas, salah seorang anggota keluarganya, bernama Sese (25) tidak tertolong.

Saat ini Hendri tengah menjalani perawatan di RSPAD Gatot Subroto karena mengalami sesak nafas. Sedangkan, anak keduanya Febriando mendapat perawatan intensif karena mengalami luka bakar di wajah.

Hingga kini, Hendri juga masih menunggu nasib keluarganya yang lain.




BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
IMG 20261104 WA0056

Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania Tutup Usia

Rabu, 04 November 2026 22924

Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7350

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 5010

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 3732

Pelajar murid siswa siswi penerima kjp plus jati2

Pemprov DKI Salurkan KJP Plus Tahap II dan KJMU Tahun 2026

Rabu, 04 November 2026 1865

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks