Evaluasi Ganjil Genap Dilihat dari Tiga Indikator

Selasa, 27 Desember 2016 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Andry 118851

Evaluasi Ganjil Genap Mencakup Tiga Indikator

(Foto: doc)

Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI menyampaikan evaluasi kebijakan ganjil genap dilihat berdasarkan tiga indikator.

Evaluasi ganjil genap bukan berhasil atau tidak. Ada tiga indikator yang dilihat

Ketiga indikator tersebut terdiri dari waktu tempuh, jumlah penumpang bus Transjakarta dan kecepatan kendaraan.

Kepala Dishubtrans DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan, evaluasi dari ketiga indikator ini menunjukan hasil yang cukup baik. Ganjil genap sendiri merupakan kebijakan transisi sebelum sistem Electronic Road Pricing (ERP) diterapkan.

"Evaluasi ganjil genap bukan berhasil atau tidak. Ada tiga indikator yang dilihat," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (27/12).

Andri menjelaskan, indikator pertama yang dievaluasi yakni waktu tempuh kendaraan. Sebelum uji coba, waktu tempuh kendaraan tercatat 18 menit, saat uji coba 14,6 menit dan ketika pelaksanaan 14,3 menit.

Kemudian kecepatan kendaraan sebelum uji coba 24,16 kilometer per jam, pada saat uji coba 28,8 kilometer per jam, dan ketika pelaksanaan 29,5 kilometer per jam.

Sementara itu, di tiga koridor bus Transjakarta yang bersinggungan dengan ganjil genap menunjukan adanya peningkatan penumpang.

Menurut Andri, sebelum uji coba, jumlah penumpang Transjakarta di Koridor I (Blok M-Kota) sebanyak 53.471 orang, saat uji coba 70.850 orang, dan ketika pelaksanaan meningkat menjadi 74.358 orang.

Di koridor VI (Ragunan-Dukuh Atas), jumlah penumpang bus Transjakarta sebelum uji coba sebanyak 22.517 orang, saat uji coba 28.636 orang, dan saat pelaksanaan meningkat menjadi 34.522 orang.

Sedangkan pada koridor IX (Pinang Ranti-Pluit) jumlah penumpang sebelum uji coba sebanyak 32.302, saat uji coba 42.170 orang dan ketika pelaksanaan meningkat menjadi sebanyak 47.944 orang.

"Kebijakan ini adalah program transisi sampai implemetasi ERP. Semua merekomendasikan itu. Saat ini kami sedang lakukan lelang ERP," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Sistem ERP Harus Segera Diterapkan di Ibukota

Sistem ERP Harus Segera Diterapkan di Ibukota

Rabu, 21 Desember 2016 5183

Besok, Ganjil Genap Tetap Diberlakukan

Besok, Ganjil Genap Tetap Diberlakukan

Kamis, 03 November 2016 4383

Dishubtrans DKI Akan Evaluasi Sistem Genap Ganjil

Dishubtrans DKI Evaluasi Sistem Genap Ganjil

Rabu, 21 Desember 2016 5619

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 3273

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 2144

LRT ujicoba jati

Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

Senin, 21 September 2026 691

IMG 20260921 WA0072

Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

Senin, 21 September 2026 632

Wagub rano upacara rapat besar ikada 81 jati

Pimpin Upacara Peringatan Rapat IKADA 2026, Rano Tegaskan Perjuangan Belum Tuntas

Senin, 21 September 2026 566

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks