1.720 PMKS di Jakut Terjaring Razia

Jumat, 25 November 2016 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Andry 2608

1.720 PMKS Terjaring Razia di Jakut

(Foto: Ilustrasi)

Selama periode Januari hingga Oktober 2016, Suku Dinas Sosial Jakarta Utara berhasil menjaring sedikitnya 1.720 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di wilayahnya.

Hingga Oktober saja sudah lebih tinggi 523 PMKS dari data hasil penjaringan di 2015 lalu

Kepala Seksi Pelayanan Rehabilitasi Sosial (Yanresos) Suku Dinas Sosial Jakarta Utara, Widya Lusiana mengatakan, jumlah PMKS yang dijaring pada tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya. Pada 2015, PMKS yang terjaring hanya sebanyak 1.197 orang.

"Hingga Oktober saja sudah lebih tinggi 523 PMKS dari data hasil penjaringan di 2015 lalu," katanya, Jumat (25/11).

Widya menuturkan, PMKS yang terjaring tersebut didominasi psikotik. Sementara wilayah yang paling banyak dijumpai PMKS yakni Jembatan Tiga, Gedong Panjang, Mambo dan Koja.

 

"Kita tidak jenuh mengantisipasi PMKS. Setiap hari petugas kita siaga 24 jam untuk melakukan penjaringan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
7 PMKS Terjaring Razia di Sawah Besar

7 PMKS Terjaring Razia di Sawah Besar

Rabu, 16 November 2016 2816

7 PMKS Terjaring Razia di Sawah Besar

7 PMKS Terjaring Razia di Sawah Besar

Rabu, 16 November 2016 2816

1.269 PMKS Terjaring Razia di Jakbar Selama Januari-November

1.269 PMKS Terjaring Razia di Jakbar

Senin, 14 November 2016 3569

BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2349

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2366

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1714

Car free night sarinah otoy

Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 980

IMG 20260314 160842

150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

Sabtu, 14 Maret 2026 1762

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks