11 Program Jadi Prioritas Dalam APBD 2017 DKI

Selasa, 22 November 2016 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Rio Sandiputra 11716

11 Program Jadi Prioritas Dalam APBD 2017 DKI

(Foto: Yopie Oscar)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama dengan DPRD DKI Jakarta baru saja menandatangani Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2017. Tercatat ada 11 program prioritas dan unggulan yang mendapatkan porsi cukup besar dalam anggaran kali ini.

Komitmen bersama dengan legislatif sudah disepakati kemarin. Ada 11 program unggulan dan prioritas yang akan dijalankan

"Komitmen bersama dengan legislatif sudah disepakati kemarin. Ada 11 program unggulan dan prioritas yang akan dijalankan," kata Sumarsono, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (22/11).

Ke-11 program unggulan dan prioritas tersebut yakni, pengembangan sistem transportasi, serta antisipasi banjir, rob, dan genangan. Kemudian perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, peningkatan kualitas perumahan dan pemukiman kota, serta peningkatan kualitas dan kuantitas ruang terbuka hijau (RTH).

Selain itu, peningkatan kualitas pendidikan, peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, peningkatan pelayanan publik, pembangunan budaya multi kultur, pengembangan sarana dan prasarana olahraga, pemanfaatan ruang kota, serta pengurangan ketimpangan ekonomi dan perluasan kesempatan kerja.

Anggaran yang disiapkan untuk pembangunan rusun tahun depan dalam rangka pencapaian program unggulan yakni sebesar Rp 4,6 triliun. Sementara untuk mengatasi kemacetan Pemprov DKI Jakarta akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 8,8 triliun. Khusus untuk pengendalian banjir dialokasikan anggaran sebesar Rp 2,1 triliun.

Alokasi tersebesar dalam program prioritas yakni untuk pendidikan yang mencapai Rp 17,8 triliun. Jumlah tersebut mengambil porsi APBD 2017 sebesar 28,05 persen dari total belanja.Kemudian dalam bidang kesehatan dialokasikan sebesar Rp 8,3 triliun atau 17,28 persen dari total belanja diluat gaji.

"Total KUA-PPAS yang disepakati sebesar Rp 70,28 triliun meningkat Rp 7,73 triliun atau 11,73 persen dibandingkan dengan APBD 2016 yang sebesar Rp 62,91 triliun," ujarnya.

Soni sapaan akrabnya berharap, pembahasan RAPBD 2017 ini bisa tepat waktu. Sehingga pelaksanaannya bisa lebih maksimal. Bahkan beberapa lelang kegiatan mendahului sudah bisa dilakukan. "Lelang dari sekarang sehingga 1 Januari bisa start semua," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Sekda Dorong SKPD Maksimalkan Penyerapan APBD 2016

SKPD Diminta Cepat Maksimalkan Serapan Anggaran

Senin, 21 November 2016 5035

DKI Serahkan KUAPPAS Perubahan 2016

DKI Serahkan KUAPPAS Perubahan 2016

Selasa, 09 Agustus 2016 6760

KUA-PPAS APBD DKI 2017 Ditetapkan Rp 70,28 T

KUA-PPAS 2017 Ditetapkan Rp 70,28 Triliun

Senin, 21 November 2016 6420

BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2337

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2347

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1703

Car free night sarinah otoy

Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 976

IMG 20260314 160842

150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

Sabtu, 14 Maret 2026 1751

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks