BI Bantu Kembangkan Budidaya Ikan Kerapu

Senin, 14 November 2016 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Nani Suherni 4737

BI DKI Bantu Kembangkan Budidaya Ikan Kerapu

(Foto: Erna Martiyanti)

Melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI), Bank Indonesia perwakilan DKI Jakarta membantu mengembangkan budidaya ikan kerapu di Kepulauan Seribu. Kapasitas pusat pembenihan dan pendederan ikan ditingkatkan menjadi dua kali lipat. Dari semula menghasilkan 60 ribu bibit, naik menjadi 120 ribu bibit per tahunnya.

Tapi ada beberapa masalah yang dihadapi, seperti suplai benih kurang, pakan ikan yang mahal, serta produktifitas belum optimal

Kepala Kantor Bank DKI Perwakilan DKI Jakarta, Donny P Juwono mengatakan, pihaknya bersama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sepakat untuk bisa mengubah cara pandang masyarakat. Sehingga warga tidak hanya melakukan penangkapan ikan, tetapi juga melakukan budidaya untuk melestarikan hasil tangkapan laut.

"Kami sepakat mengalihkan nelayan dari tangkap ke budidaya. Tapi ada beberapa masalah yang dihadapi, seperti suplai benih kurang, pakan ikan yang mahal, serta produktifitas belum optimal. Makanya kami memberikan bantuan ini," kata Donny, di Pulau Tidung, Senin (14/11).

Bantuan yang diberikan yakni membangun tempat pendederan ikan kerapu yang berlokasi di Pulau Tidung. Semula kapasitas tempat pendederan ikan kerapu hanya mencapai 60 ribu bibit pertahun. Dengan adanya tambahan ini maka kapasitasnya naik dua kali lipat menjadi 120 ribu bibit per tahun.

"Total nilai PSBI kali ini mencapai Rp 600 juta. Yang digunakan untuk pembangunan tempat pendederan dan serta fasilitas lainnya," ucapnya.

Bupati Kepulauan Seribu, Budi Utomo mengucapkan penghargaan kepada Bank Indonesia perwakilan DKI Jakarta atas bantuan yang diberikan. Diharapkan dengan adanya peningkatan kapasitas jumlah bibit yang dihasilkan bisa mendorong warga Kepulauan Seribu untuk melakukan budidaya ikan.

"Saya percaya masyarakat Pulau Seribu semakin yakin budidaya ikan memberikan prospek yang baik karena kebutuhan benih akan bertambah. Kami serius bersama-sama dalam rangka meningkatkan penyediaan benih," ujarnya.

Menurutnya pemilihan budidaya ikan kerapu ini karena dilihat dari nilai ekonomisnya. Dimana setiap satu kilogram ikan kerapu bisa mencapai Rp 300 ribu sampai Rp 500 ribu.

"Target kami setiap satu tahun hasil panennya bisa mencapai Rp 1 miliar, karena setiap panen bisa sampai Rp 300 juta. Kerapu ini bisa sampai tiga kali panen setahunnya," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Bupati Ingin Sentra Industri Dikelola Melalui Koperasi

Kepulauan Seribu akan Kembangkan Sentra Industri

Rabu, 09 November 2016 4618

Dewan Dukung Pogram Budidaya Ikan di Pulau Seribu Dikembangkan

Dewan Apresiasi Program Budidaya Ikan Kerapu

Selasa, 27 September 2016 4476

Gubernur DKI Canangkan Budidaya Ikan di Pulau Seribu

DKI Kembangkan Budidaya Ikan di Tiga Pulau

Selasa, 27 September 2016 3880

BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 881

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 802

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1163

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 600

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1107

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks