Wisatawan Padati Kepulauan Seribu

Selasa, 29 Juli 2014 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Erikyanri Maulana 7368

 Tak tanggung-tanggung, terhitung hari kedua libur lebaran kali ini tercatat sebanyak 20 ribu wisata

(Foto: doc)

Momen libur lebaran 1435 Hijriah dimanfaatkan para wisatawan berkunjung ke Kabupaten Kepulauan Seribu. Tak tanggung-tanggung, terhitung hari kedua libur lebaran kali ini tercatat sebanyak 20 ribu wisatawan menginap di ratusan home stay serta resort di sejumlah pulau di Kepulauan Seribu.

Kita perkirakan akan terus meningkat. Sebab pesanan penginapan masih terus ada hingga Minggu (3/8) nanti

Para wisatawan mulai memadati Kepulauan Seribu sejak Sabtu (26/7) dan diperkirakan akan terus meningkat hingga Minggu (3/8) nanti. Sebab, dari data yang dimiliki oleh Asosiasi Wisata Kepulauan Seribu, pesanan akan penginapan baru akan berakhir pada Minggu (10/8) mendatang.

Ketua Asosiasi Wisata Kepulauan Seribu, Mickey Musleh mengatakan, pada hari libur biasa, jumlah wisatawan hanya berkisar 5.000 saja. Namun di musim libur lebaran kali ini, pada hari kedua Idul Fitri, wisatawan sudah mencapai angka 20 ribu.

"Kita perkirakan akan terus meningkat. Sebab pesanan penginapan masih terus ada hingga Minggu (3/8) nanti," ujar Mickey, Selasa (29/7).

Dikatakan Mickey, puluhan ribu wisatawan itu menginap di 500 lokasi penginapan yang tersebar di lima wilayah, yakni Pulau Pramuka, Tidung, Pari, Harapan dan Untung Jawa.

Selain menikmati wisata snorkeling di trumbu karang setiap pulau, pantai pasir perawan pulau pari, tanjung pengantin pulau pramuka dan penangkaran penyu, wisatawan juga datang ke pulau untuk mencari suasana pantai yang nyaman.

"Mereka mulai berdatangan sejak Sabtu (26/7) lalu. Jumlahnya diperkirakan melebihi tahun lalu," katanya.

Kasudin Pariwisata Kepulauan Seribu, Suwarto mengatakan, fenomenan peningkatan jumlah wisatawan di pulau mulai terjadi beberapa tahun belakangan ini. Umumnya, wisatawan yang datang didominasi dari kalangan non muslim atau Tionghoa.

"Mungkin karena Pembatu Rumah Tangga (PRT)-nya mudik, mereka akhirnya memilih berlibur di Pulau Seribu. Rata-rata mereka sudah memesan penginapan hingga akhir pekan ini, bahkan banyak yang sampai pekan depan," ucapnya.

Menurut Suwarto, lonjakan wisatawan ini merupakan berkah tersendiri bagi industri wisata dan masyarakat Pulau Seribu. Sebab, bila diasumsikan perorang membayar paket wisata Rp 350 ribu saja bisa diperkirakan besaran omset yang didapat. Belum lagi pengeluaran wisatawan di luar biaya paket yang sudah ditetapkan penyedia jasa wisata.

Sedangkan untuk mengangkut hilir mudik wisatawan, selain 9 kapal milik Dishub di dermaga Kali Adem, juga sudah disiagakan sebanyak 42 kapal tradisional untuk mengangkut wisatawan.

Untuk meningkatkan pengamanan, pihaknya sudah berkordinasi dengan pihak kepolisian serta mengimbau warga untuk menjadi tuan rumah yang baik agar wisatawan nyaman selama berada di Pulau Seribu.

BERITA TERKAIT
kapal cepat muara angket dishub

9 Kapal Akan Layani Wisatawan ke Pulau Seribu

Sabtu, 26 Juli 2014 7945

pulau_seribu_jakarta_dokbj.jpg

Jumlah Wisatawan ke Pulau Seribu Menurun

Sabtu, 25 Januari 2014 9157

kapal cepat muara angket dishub

Kepulauan Seribu Siagakan 30 Kapal

Selasa, 22 Juli 2014 9715

Berkah Berlipat Dirasakan Pekerja Tugu Monas

Libur Lebaran, Monas Targetkan 4.000 Pengunjung

Selasa, 29 Juli 2014 4707

kapal cepat muara angket dishub

Kepulauan Seribu Siagakan 30 Kapal

Selasa, 22 Juli 2014 9715

BERITA POPULER
Penumpang mikrotrans cilik ist

Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

Minggu, 11 Oktober 2026 29904

Petugas tj bantu warga ist2

Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

Kamis, 15 Oktober 2026 14135

Puskesmas matraman otoy

Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

Jumat, 16 Oktober 2026 2832

Transjakarta penghargaan pusta karsa ist

Hattrick, Transjakarta Pertahankan Predikat Terbaik Pertama Pengelolaan Arsip

Kamis, 15 Oktober 2026 1717

Satriadi gunawan pol pp jati

Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

Senin, 12 Oktober 2026 1992

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks