Terjaring Razia, 176 PMKS Dipulangkan ke Daerah Asal

Kamis, 17 Juli 2014 Reporter: Nurito Editor: Widodo Bogiarto 3571

pmks dipulangkan kekampung

(Foto: doc)

Dinas Sosial DKI Jakarta memulangkan sebanyak 176 penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang menjadi warga binaan sosial (WBS) di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 2, Cipayung, Jakarta Timur, ke daerah asal mereka di Jawa Barat dan Jawa Tengah, Kamis  (17/7). Kepulangan ratusan PMKS ini menggunakan tiga unit bus dan dikawal ketat petugas Dinas Sosial DKI.

Kita terus lakukan pembinaan terhadap PMKS yang terjaring agar mereka tidak lagi turun ke jalan

Sebelum dipulangkan ke rumahnya masing-masing, seluruh PMKS akan dititipkan serta dibina terlebih dulu di panti sosial wilayah setempat. Untuk Jawa Barat, mereka akan ditampung di Sub Unit Rumah Rehabilitasi Sosial Sosial Bina Mandiri Palimanan, Subang. Sedangkan untuk Jawa Tengah, mereka diinapkan di Balai Rehabilitasi Sosial Samektokarti, Comal, Pemalang.

Kepala Dinas Sosial DKI, Masrokhan mengatakan, kendati telah memulangkan 176 PMKS, pihaknya akan terus menggelar razia selama Ramadhan ini. Sebab di sejumlah titik ibu kota masih banyak PMKS yang berkeliaran di jalan dan mengganggu ketertiban umum. Terlebih jelang Hari Raya Idul Fitri, diprediksi jumlahnya melonjak hingga 25 persen dari hari biasanya.

“Seluruh PMKS yang kita pulangkan ke kampung halamannya ini merupakan hasil razia selama Ramadhan. Kita terus lakukan pembinaan terhadap PMKS yang terjaring agar mereka tidak lagi turun ke jalan,” ujar Masrokhan.

Menurut Masrokhan, seluruh PMKS yang terjaring selalu dibina di 27 panti sosial yang ada di DKI Jakarta selama tiga bulan. Mereka dilatih keterampilan sesuai dengan kemampuan masing-masing, sehingga diharapkan usai dipulangkan mereka memiliki bekal keterampilan.

Dinas Sosial DKI mencatat, dalam dua pekan Ramadhan, sedikitnya 329 PMKS yang berhasil terjaring di berbagai tempat. Mereka akan dipulangkan ke kampung halamannya nanti pada H+14 Lebaran.

Masrokhan mengungkapkan, pemulangan ini dilakukan mengingat volume panti di ibu kota sudah kelebihan kapasitas. Hal ini sekaligus untuk menekan angka urbanisasi yang terjadi ibu kota, sebab mayoritas PMKS yang beroperasi di Jakarta merupakan para pendatang dari luar Jakarta.

"Namun kalau mereka ternyata kembali lagi ke Jakarta dan tertangkap, maka akan diancam dengan sanksi pidana. Untuk penanganan hukumnya akan diserahkan sepenuhnya pada aparat kepolisian," jelasnya.

Sementara itu, Kartono (70), salah seoarang PMKS asal Kendal, Jawa Tengah, mengaku, kapok hidup menggelandang di Jakarta. Terlebih pria paruh baya ini sudah tiga bulan tinggal di panti sosial, setelah terjaring razia.

“Kapok juga sih tinggal di Jakarta tidak punya rumah, jadi ditangkap petugas. Mending tinggal di kampung saja jadi buruh tani atau kerja serabutan lain yang penting halal,” ujar Kartono.

BERITA TERKAIT
pmks perapatan coca cola

6.000 PMKS Terjaring Selama Ramadhan

Kamis, 17 Juli 2014 3071

basuki t purnama baju ijo dok beritajakarta

PMKS Langgar Perjanjian Akan Dipidana

Senin, 14 Juli 2014 9687

Jelang Lebaran, PMKS di Jaktim Semakin Marak

Jelang Lebaran, PMKS di Jaktim Semakin Marak

Kamis, 10 Juli 2014 2946

Pengemis

Pemberi Uang ke Pengemis Akan Didenda Rp 20 Juta

Rabu, 25 Juni 2014 10046

 1.422 PMKS Terjaring Disemester Awal

Ramadhan, Pengemis Diprediksi Meningkat 15 Persen

Selasa, 24 Juni 2014 4818

BERITA POPULER
750 Warga Terima Bantuan Sosial di Terminal Bus Kampung Rambutan

Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako

Rabu, 17 Juni 2026 5019

IMG COM 202606161328598850

TMR Ramai Dikunjungi Wisatawan

Selasa, 16 Juni 2026 1283

Cuaca hujan ringan dessy doc

Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini

Minggu, 14 Juni 2026 1437

IMG 20260613 WA0042

Sudin LH Jaksel OTT Delapan Pelaku Buang Sampah Sembarangan

Sabtu, 13 Juni 2026 1365

Cuaca cerah Jakarta jati

Langit Jakarta Diprakirakan Cerah Hari Ini

Kamis, 18 Juni 2026 552

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks