Realisasi Penerimaan Pajak Semester Pertama Capai 49,51 Persen

Sabtu, 13 Agustus 2016 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Rio Sandiputra 10356

Realisasi Penerimaan Pajak Semester Pertama Capai 49,51 Persen

(Foto: doc)

Realisasi penerimaan pajak DKI Jakarta pada semester pertama mencapai Rp 15,8 triliun atau 49,51 persen dari target Rp 32 triliun. Perolehan tersebut meningkat dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Total penerimaan pajak yang sudah masuk ke kas daerah sebesar Rp 15,8 triliun

Kepala Dinas Pelayanan Pajak DKI Jakarta, Agus Bambang Setiowidodo mengatakan, tahun lalu penerimaan pajak pada semester pertama sebesar 40,69 persen dari target Rp 32,5 triliun.

"Semester pertama ini kami sudah mencapai 49,51 persen, hampir menyentuh angka 50 persen," kata Agus, Sabtu (13/8).

Ada beberapa sektor pajak yang cukup baik penerimaan pada semester pertama. Sehingga sangat membantu dalam penerimaan pajak di DKI. Seperti penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar Rp 4,2 triliun dari target Rp 7 triliun. Kemudian Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebesar Rp 2,8 triliun dari target Rp 4,8 triliun.

Selain itu, Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar Rp 646 miliar dari target Rp 1,3 triliun. Pajak hotel perolehannya sudah mencapai Rp 829 triliun dari target Rp 1,6 triliun. Sementara perolehan pajak restoran mencapai Rp 1,4 triliun dan Rp 2,5 triliun.

Perolehan pajak hiburan mencapai Rp 413 miliar dari terget Rp 700 miliar. Pajak reklame perolehannya Rp 436 miliar dari target Rp 1,15 triliun. Pajak parkir perolehannya Rp 286 miliar dari target Rp 500 miliar. Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) perolehannya Rp 1,7 triliun dari target Rp 4,6 triliun.

Kemudian pajak rokok perolehannya mencapai Rp 171 miliar dari target Rp 500 miliar. Serta Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) perolehannya Rp 2,2 triliun dari target Rp 6,4 triliun. "Total penerimaan pajak yang sudah masuk ke kas daerah sebesar Rp 15,8 triliun," ucapnya.

Dirinya optimis target pendapatan pajak tahun ini bisa tercapai. Mengingat masih ada sekitar enam bulan lagi untuk mengumpulkan penerimaan pajak tersebut. "Kami optimis target tahun ini bisa tercapai, kami terus berusaha untuk menagih kepada wajib pajak," tandasnya.

BERITA TERKAIT
DKI Akan Hapus Hutang Kedubes Australia Dengan Syarat

DKI akan Hapus Utang SP3L Kedubes Australia Dengan Syarat

Jumat, 12 Agustus 2016 8077

Dinas Pajak DKI Sosialisasikan Kebijakan BPHTB Kepada Notaris

Dinas Pajak Minta Masukan Notaris Terkait Kebijakan BPHTB

Rabu, 10 Agustus 2016 5936

5.749 SPPT PBB di Matraman Tidak Bisa Diterbitkan

5.749 SPPT PBB di Matraman Tidak Bisa Diterbitkan

Rabu, 10 Agustus 2016 6575

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9255

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3225

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3645

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1941

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1511

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks