Tumpukan Sampah di Tamansari Tebar Aroma Bau Busuk

Selasa, 08 Juli 2014 Reporter: TP Moan Simanjuntak Editor: Widodo Bogiarto 5549

Sampah berserakan

(Foto: doc)

Warga mengeluhkan tumpukan sampah yang makin menggunung di Tempat Penampungan Sementara (TPS) di RW 07 Kelurahan Krukut, Tamansari, Jakarta Barat. Pasalnya, petugas kebersihan tidak setiap hari mengangkut tumpukan sampah itu. Malahan terkadang sampah itu baru diangkut sebulan kemudian. Akibatnya, tumpukan sampah itu banyak berceceran di jalan serta menebarkan aroma busuk.

Saya tidak tahu kenapa enam bulan terakhir pengangkutan sampah tidak lancar seperti dulu

Aliong Wijaya (54), warga RW 07 mengatakan, tersendatnya pengangkutan sampah oleh petugas kebersihan sudah berlangsung sejak awal tahun ini. Menurutnya, selama ini, masalah penanganan sampah warga dikoordinir oleh RT dan RW setempat. Padahal tahun lalu, proses pengangkutan sampah berjalan lancar dengan diangkut oleh petugas gerobak sampah warga selama dua hari sekali.

“Saya tidak tahu kenapa enam bulan terakhir pengangkutan sampah tidak lancar seperti dulu. Tapi yang jelas warga sudah sering mengeluhkan dan melaporkan permasalahan tersebut pada RT dan RW. Sayangnya tidak ada tanggapan,” ujar Aliong, Selasa (8/7).

Imbas dari menumpuknya sampah di TPS itu membuat lingkungan pemukiman warga menjadi bau. “Kami khawatir bila tidak segera ditangani, maka akan berdampak penyakit pada warga. Sebab, banyaknya sampah yang busuk termasuk sampah ikan, daging dan lain-lain membuat wilayah kami juga banyak lalat,” tutur Aliong. 

Lurah Krukut, Imbang S menuturkan, masalah pengangkutan sampah dari rumah-rumah warga menuju ke TPS ditangani pihak RT dan RW. Termasuk juga soal penambahan jumlah petugas kebersihan yang mengangkut sampah di lingkungan pemukiman warga.

Imbang mengaku belum mendapat laporan terkait tumpukan sampah tersebut. “Saya belum tahu karena memang belum mendapat laporan. Namun saya akan segera mengkoordinasikan masalah itu kepada pihak RT dan RW, agar nantinya dapat dicarikan solusi yang terbaik,” ucapnya.

Imbang menjelaskan, sesuai ketentuan, pihak kelurahan memiliki tanggung jawab untuk memfasilitasi masalah truk sampah untuk mengangkut sampah dari TPS menuju Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang. “Kami juga akan berkoordinasi dengan Sudin Kebersihan agar sampah warga dapat segera tertangani, sehingga tidak sampai berdampak penyakit pada warga,” tandasnya.

Sementara Kepala Sudin Kebersihan Jakarta Barat, Wahyu Pudjiastuti saat dihubungi telepon genggamnya tidak aktif.

BERITA TERKAIT
Tumpukan-Sampah-Kedoyautara-II.jpg

Volume Sampah di Jakut Naik Hingga 5 Persen

Senin, 07 Juli 2014 3140

Minim Perawatan, 20 Truk Sampah Jadi Rongsokan

Minim Perawatan, 20 Truk Sampah Jadi Rongsokan

Kamis, 03 Juli 2014 11265

Tak Ada TPS, Jalan Raya Jadi Tempat Buang Sampah

Kolong Flyover Klender Jadi TPS Liar

Jumat, 27 Juni 2014 5518

 Karena dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, justru terjadi trend peningkatan.

Volume Sampah Naik, TPS Liar Marak di Koja

Selasa, 01 Juli 2014 3602

Jaksel Kewalahan Angkut Sampah

Senin, 07 Juli 2014 5652

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2493

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1200

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 958

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 506

Gempa kepulauan seribu ist2

Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

Sabtu, 12 September 2026 1101

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks