Tumpukan Sampah di Tamansari Tebar Aroma Bau Busuk

Selasa, 08 Juli 2014 Reporter: TP Moan Simanjuntak Editor: Widodo Bogiarto 5452

Sampah berserakan

(Foto: doc)

Warga mengeluhkan tumpukan sampah yang makin menggunung di Tempat Penampungan Sementara (TPS) di RW 07 Kelurahan Krukut, Tamansari, Jakarta Barat. Pasalnya, petugas kebersihan tidak setiap hari mengangkut tumpukan sampah itu. Malahan terkadang sampah itu baru diangkut sebulan kemudian. Akibatnya, tumpukan sampah itu banyak berceceran di jalan serta menebarkan aroma busuk.

Saya tidak tahu kenapa enam bulan terakhir pengangkutan sampah tidak lancar seperti dulu

Aliong Wijaya (54), warga RW 07 mengatakan, tersendatnya pengangkutan sampah oleh petugas kebersihan sudah berlangsung sejak awal tahun ini. Menurutnya, selama ini, masalah penanganan sampah warga dikoordinir oleh RT dan RW setempat. Padahal tahun lalu, proses pengangkutan sampah berjalan lancar dengan diangkut oleh petugas gerobak sampah warga selama dua hari sekali.

“Saya tidak tahu kenapa enam bulan terakhir pengangkutan sampah tidak lancar seperti dulu. Tapi yang jelas warga sudah sering mengeluhkan dan melaporkan permasalahan tersebut pada RT dan RW. Sayangnya tidak ada tanggapan,” ujar Aliong, Selasa (8/7).

Imbas dari menumpuknya sampah di TPS itu membuat lingkungan pemukiman warga menjadi bau. “Kami khawatir bila tidak segera ditangani, maka akan berdampak penyakit pada warga. Sebab, banyaknya sampah yang busuk termasuk sampah ikan, daging dan lain-lain membuat wilayah kami juga banyak lalat,” tutur Aliong. 

Lurah Krukut, Imbang S menuturkan, masalah pengangkutan sampah dari rumah-rumah warga menuju ke TPS ditangani pihak RT dan RW. Termasuk juga soal penambahan jumlah petugas kebersihan yang mengangkut sampah di lingkungan pemukiman warga.

Imbang mengaku belum mendapat laporan terkait tumpukan sampah tersebut. “Saya belum tahu karena memang belum mendapat laporan. Namun saya akan segera mengkoordinasikan masalah itu kepada pihak RT dan RW, agar nantinya dapat dicarikan solusi yang terbaik,” ucapnya.

Imbang menjelaskan, sesuai ketentuan, pihak kelurahan memiliki tanggung jawab untuk memfasilitasi masalah truk sampah untuk mengangkut sampah dari TPS menuju Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang. “Kami juga akan berkoordinasi dengan Sudin Kebersihan agar sampah warga dapat segera tertangani, sehingga tidak sampai berdampak penyakit pada warga,” tandasnya.

Sementara Kepala Sudin Kebersihan Jakarta Barat, Wahyu Pudjiastuti saat dihubungi telepon genggamnya tidak aktif.

BERITA TERKAIT
Tumpukan-Sampah-Kedoyautara-II.jpg

Volume Sampah di Jakut Naik Hingga 5 Persen

Senin, 07 Juli 2014 3052

Minim Perawatan, 20 Truk Sampah Jadi Rongsokan

Minim Perawatan, 20 Truk Sampah Jadi Rongsokan

Kamis, 03 Juli 2014 11121

Tak Ada TPS, Jalan Raya Jadi Tempat Buang Sampah

Kolong Flyover Klender Jadi TPS Liar

Jumat, 27 Juni 2014 5430

 Karena dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, justru terjadi trend peningkatan.

Volume Sampah Naik, TPS Liar Marak di Koja

Selasa, 01 Juli 2014 3506

Jaksel Kewalahan Angkut Sampah

Senin, 07 Juli 2014 5462

BERITA POPULER
750 Warga Terima Bantuan Sosial di Terminal Bus Kampung Rambutan

Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako

Rabu, 17 Juni 2026 5345

IMG COM 202606161328598850

TMR Ramai Dikunjungi Wisatawan

Selasa, 16 Juni 2026 1393

Cuaca hujan ringan dessy doc

Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini

Minggu, 14 Juni 2026 1451

IMG 20260613 WA0042

Sudin LH Jaksel OTT Delapan Pelaku Buang Sampah Sembarangan

Sabtu, 13 Juni 2026 1380

Cuaca cerah Jakarta jati

Langit Jakarta Diprakirakan Cerah Hari Ini

Kamis, 18 Juni 2026 561

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks