15 Ekor Sapi Divaksin Septicaemia Epizootica

Rabu, 22 Juni 2016 Reporter: Rudi Hermawan Editor: Nani Suherni 4719

15 Ekor Sapi Divaksin Septicaemia Epizootica

(Foto: Rudi Hermawan)

Untuk mencegah penyakit ngorok pada sapi atau Septicaemia Epizootica (SE), Suku Dinas Kelautan Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta Pusat memberikan vaksin SE terhadap belasan sapi perah yang berada di peternakan Jalan Industri, Kelurahan Gunung Sahari Utara, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Ada 15 ekor yang divaksin dari 26 ekor sapi, sisanya tidak divaksin, karena sedang bunting

Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Pusat, Bayu Sarihastuti mengatakan, virus ini biasanya menyerang hewan seperti sapi, kerbau dan babi serta jadi penyakit yang sangat mematikan. Namun di Jakarta Pusat kasus seperti ini belum pernah terjadi.

"Ada 15 ekor yang divaksin dari 26 ekor sapi, sisanya tidak divaksin, karena sedang hamil," kata Bayu Sarihastuti, Rabu (22/6).

Ia menjelaskan, hewan yang terkena penyakit SE akan terlihat secara fisik, seperti demam dan berak berdarah. Kalau sudah terinfeksi, maka kematian bisa mencapai 100 persen.

"Pemberian vaksin ini dilakukan satu tahun sekali dan gratis. Sebelumnya sudah di vaksin brucellosis dan antraks," tandasnya.

BERITA TERKAIT
 26 Sapi Perah di Jakpus di Vaksin Brucellosis

26 Sapi Perah di Jakpus Divaksinasi Brucella

Senin, 18 April 2016 4464

 407 Ekor Sapi Perah Betina Dewasa Produktif Divaksin Brucellosis

407 Sapi Perah di Jaksel Divaksinasi Brucellosis

Senin, 06 Juni 2016 3910

50 HPR di Jaksel Divaksin

50 HPR di Jaksel Divaksinasi

Kamis, 12 Mei 2016 2530

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3741

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 738

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 648

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1520

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1134

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks