Tumbuh Kembang Anak Dimonitor di RPTRA Anggrek Bintaro

Rabu, 15 Juni 2016 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Andry 5745

Anak-anak di RPTRA Anggrek Diperiksa Tumbuh Kembangnya

(Foto: Aldi Geri Lumban Tobing)

Puskesmas Kecamatan Pesanggrahan melakukan pemeriksaan tumbuh kembang 14 anak di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Anggrek Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Untuk bayi 0-24 bulan tiap tiga bulan, untuk balita 24-72 bulan tiap enam bulan

Kepala Puskesmas Kecamatan Pesanggrahan, Anang Kuncoro Adi mengatakan, pemeriksaan tumbuh kembang anak meliputi pemantauan berat badan, tinggi, lingkar kepala anak usia 0-6 tahun.

"Untuk bayi 0-24 bulan tiap tiga bulan, untuk balita 24-72 bulan tiap enam bulan," katanya di lokasi, Rabu (15/6).

Anang menjelaskan, dalam kegiatan ini petugas juga mendeteksi penyimpangan mental emosional anak. Pemeriksaan tumbuh kembang tersebut dilakukan untuk mendeteksi dini terjadinya penyimpangan pada anak-anak.

"Ini sekaligus mengajarkan kepada orang tua dan keluarga untuk peduli akan perkembangan anak-anak sesuai usianya," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Perdana, Anak-anak Tadarusan di RPTRA Anggrek Bintaro

22 Anak Ikut Tadarusan di RPTRA Anggrek Bintaro

Sabtu, 11 Juni 2016 8795

Forum Anak Jaksel Buka Bersama di RPTRA Saharjo Mentas

Forum Anak Jaksel Buka Bersama di RPTRA Saharjo Mentas

Sabtu, 11 Juni 2016 6496

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3842

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 738

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 648

Rano tinjau Jalan Rusak Thamrin jati

Rano Pastikan Perbaikan Jalan Rusak Terus Dilakukan

Selasa, 03 Februari 2026 414

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1134

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks