Jokowi: Pulang dari Brazil, Anak Jalanan Harus Sekolah
Senin, 24 Maret 2014
Reporter: Erna Martiyanti
Editor: Agustian Anas
3451
(Foto: doc)
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) menerima 28 anak jalanan dari tujuh provinsi di Indonesia, di Gedung Balaikota DKI, Senin (24/3). Para anak jalanan yang tergabung dalam tim Garuda Baru itu akan berlaga membawa nama bangsa di ajang Piala Dunia Anak Jalanan (Street Child World Cup), di Rio De Janiero, Brazil, pada 26 Maret hingga 6 April mendatang.
Pada kesempatan itu, Jokowi meminta kepada anak-anak agar terus melanjutkan sekolah. Bahkan Jokowi berjanji akan membantu dalam hal pembiayaan. "Setelah dari Brazil, harus berhasil, sekolah semua. Minimal sampai SMA-SMK, syukur-syukur bisa naik. Saya nanti cek, kalau sudah bisa terus sekolah silakan terus. Kalau tidak, nanti sedikit-sedikit saya bantu," kata Jokowi, di depan anak-anak jalanan tersebut, di Balaikota DKI Jakarta, Senin (24/3).
Ia menitipkan pesan kepada anak jalanan yang pergi ke Brazil untuk tidak mempersoalkan menang menang ataupun kalah. Namun setelah dari Brazil, Jokowi meminta agar mereka bisa sekolah. "Yang ke Brazil bukan masalah menang dan kalah, tetapi anak-anak ke sana punya wawasan di negara yang lain seperti apa, dan membawa nama Indonesia," ujar Jokowi.
Dalam kesempatan itu, Jokowi sempat meminta dua orang anak jalanan untuk maju dan berbincang dengannya. Ia menanyakan apakah mereka masih sekolah atau tidak. Diantara keduanya, hanya anak bernama Jessica (13) saja yang sekolah Paket A (setara SD).
Manager Garuda Muda, Doddy Matondang, mengatakan pihaknya melakukan seleksi di tujuh kota untuk mencari anak-anak jalanan berbakat. Ketujuh kota tersebut yakni, Jakarta, Medan, Makasar, Surabaya, Palembang, Bandung, dan Jogja. "Semula ada 543 anak yang diseleksi. Dari Jakarta yang paling banyak yakni 175 anak dan Surabaya 109 anak," ujarnya.
Sebanyak 18 anak terpilih akan berada di Brazil dari 26 Maret hingga 6 April untuk mengikuti Street Child World Cup. Mereka akan mengikuti dua kegiatan yakni sepak bola dan kegiatan sosial. Selain Indonesia, ada 20 negara lainnya yang ikut dalam kompetisi ini seperti India, Filipina, Brazil, dan Mesir.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan
Senin, 02 Februari 2026
5924
Rano Pastikan Perbaikan Jalan Rusak Terus Dilakukan
Selasa, 03 Februari 2026
951
Perayaan Imlek di Jakarta Bakal Lebih Semarak dan Berwarna
Selasa, 03 Februari 2026
765
Pemprov DKI Gelar Tiga Sorti Operasi Modifikasi Cuaca Hari Ini
Selasa, 03 Februari 2026
749
Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Diluncurkan Pekan Depan