Cegah Penyakit Unggas, RPU Diminta Pindah

Sabtu, 28 Juni 2014 Reporter: Rio Sandiputra Editor: Widodo Bogiarto 5606

 Salah satunya, Rumah Potong Unggas (RPU) di RW 01, Kelurahan Cipulir yang akan direlokasi ke RPU Jl

(Foto: doc)

Untuk menciptakan lingkungan pemukiman yang bersih dan bebas dari penyakit unggas, Suku Dinas Perikanan dan Peternakan Jakarta Selatan terus melakukan sosialisasi relokasi. Salah satunya, Rumah Potong Unggas (RPU) di RW 01, Kelurahan Cipulir yang akan direlokasi ke RPU Jl Bungur, Petukangan Utara, Pesanggrahan. Di lokasi baru tersebut telah disiapkan RPU yang modern serta tidak bercampur dengan pemukiman warga.

Kami akan tetap berusaha, karena di Arela ini ada sebanyak 370 rumah potong dengan kapasitas produksi mencapai dua puluh lima ribu per hari

"Kita terus sosialisasi di wilayah dengan komunitas arek Lamongan (Arela). Karena Arela menguasai separuh pasokan daging ayam di Jakarta Selatan," ujar Sri Hartati, Kepala Suku Dinas Perikanan dan Peternakan Jakarta Selatan, Sabtu (28/6).

Menurut Sri, mengacu pada Perda Nomor 4 Tahun 2007 tentang Pengendalian Pemeliharaan dan Peredaran Unggas, disebutkan lokasi tempat pemotongan hewan harus terpisah dari pemukiman warga. Langkah sosialisasi ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan permukiman warga sehat dan bebas penyakit khususnya penyakit yang berasal dari unggas.

"Kami akan tetap berusaha, karena di Arela ini ada sebanyak 370 rumah potong dengan kapasitas produksi mencapai dua puluh lima ribu per hari," jelas Sri.  

Di sisi lain, perda yang mengatur pengendalian pemeliharaan dan peredaran unggas di DKI juga diperkuat oleh Ingub Nomor 79 tahun 2013 tentang penertiban tempat penampungan dan pemotongan unggas pangan di pemukiman dan pasar. Seluruh pejabat, mulai dari walikota, SKPD, UKPD, hingga camat dan lurah mesti aktif untuk melaksanakan kebijakan ini.

Di Jakarta Selatan sendiri, salah satu wilayah dengan pasokan ayam paling besar berada di 4 RT, RW 01 Kelurahan Cipulir, Kebayoran Lama. Lebih dari 25 ribu ekor ayam dipotong untuk memenuhi separuh permintaan warga Jakarta Selatan.

Pemotongan ayam Arela tersebar di RT 01,04,08 dan 11 RW 01 Cipulir. Mereka mendirikan pemotongan berada di tengah-tengah pemukiman warga. Namun begitu, saat ini para pengusaha tersebut masih menolak dipindahkan ke RPU Petukangan Utara.

Madlai (53), salah satu pengusaha ayam potong di RT 11/01 Cipulir, menyatakan, menolak rencana relokasi lantaran lokasi Arela sangat dekat dengan Pasar Kebayoran Lama. Dengan begitu bisa menghemat ongkos transportasi. "Kalau di sana kan jauh, dan juga macet jalannya. Sudah pasti akan menjadi beban ongkos transportasi mahal," katanya.

Bukan hanya itu, Madlai yang sudah melihat RPU Petukangan Utara juga menilai, fasilitasnya masih kurang. Selain fasilitas air yang minim, fasilitas jalan juga masih belum memadai. "Jalannya itu masih kecil, jadi tidak bisa memakai truk besar. Berarti kan harus dipindahkan ke mobil kecil, ini menambah ongkos produksi lagi," tandasnya.

BERITA TERKAIT
6.319 Ekor Unggas Warga Diamankan

6.319 Ekor Unggas Warga di Jaksel Diamankan

Sabtu, 31 Mei 2014 6446

pasar bebek sentraonline istimewa

Pedagang Pasar Bebek Marunda Akan Direlokasi

Minggu, 27 April 2014 10711

daging ayam mahal jelang puasa

Jelang Puasa, Harga Ayam Potong Meningkat

Selasa, 17 Juni 2014 5442

Tempat Pemotongan Ayam Ilegal Di Grogol Utara Ganggu Warga

Tempat Usaha Ayam Potong Resahkan Warga

Jumat, 23 Mei 2014 8550

stok daging jakarta

Stok Daging di DKI Masih Aman

Jumat, 20 Juni 2014 5533

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7113

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4803

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1897

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2474

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1017

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks