Pedagang Pasar Bebek Marunda Akan Direlokasi

Minggu, 27 April 2014 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Agustian Anas 10591

pasar bebek sentraonline istimewa

(Foto: doc)

Sekitar 100 pedagang Pasar Bebek di Jalan Akses Marunda, Cilincing, Jakarta Utara akan direlokasi ke Jl Malaka Bulak, RT 001/03, Kelurahan Rorotan, Cilincing mulai tahun depan. Sebab, keberadaan pedagang bebek yang sudah berjualan sejak tahun 1980-an itu dianggap tidak layak karena tidak memperhatikan aspek lingkungan, seperti kebersihan dan sanitasi. Tak hanya itu, pedagang bebek ini juga turut memperparah kemacetan lalu lintas karena banyaknya pembeli yang memarkirkan kendaraan di pinggir jalan.

Kita sudah data. Pedagang yang punya kios ada 40 orang. Sedangkan yang menggunakan sepeda motor ada 60 pedagang

Rencananya, Suku Dinas Perikanan, Peternakan, dan Kelautan (Sudin P2K) Jakarta Utara akan membangun Sentra Usaha Unggas di lahan seluas 3.800 meter persegi di Jalan Malaka Bulak. Pembebasan lahan ditargetkan tuntas tahun ini. Nantinya, seluruh pedagang pasar bebek akan ditampung di sentra unggas tersebut yang dilengkapi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) agar tidak mencemari lingkungan.

Saat ini, Sudin P2K Jakarta Utara sudah mendata dan melakukan sosialisasi kepada pedagang. "Kita sudah data. Pedagang yang punya kios ada 40 orang. Sedangkan yang menggunakan sepeda motor ada 60 pedagang. Mereka semua setuju direlokasi," ujar Sri Haryati, Kepala Sudin P2K Jakarta Utara, Minggu (27/4).

Pihaknya, kata Sri, juga telah melakukan sosialisasi kepada warga sekitar tempat relokasi bahwa sentra unggas yang akan dibangun memenuhi persyaratan. "Warga masih kita yakinkan, sentra unggas yang akan kita bangun limbahnya sudah memenuhi persyaratan," katanya.

Selain tidak higienis, kata Sri, lahan yang ditempati pedagang sekarang merupakan milik Kawasan Berikat Nusantara (KBN) dan akan digunakan. "Kita akan ajak warga untuk melihat sentra unggas di Jakarta Barat yang memiliki IPAL agar mereka yakin sentra unggas yang akan kita bangun tidak mencemari lingkungan," ungkapnya.

Namun sejumlah pedagang keberatan dengan rencana relokasi ini. Mereka khawatir di tempat baru akan sepi pembeli. Selain itu, pedagang juga khawatir akan ditolak oleh warga sekitar.

"Saat ini, saya bisa meraup omzet Rp 5-8 juta per hari atau bisa menjual 100 ekor bebek. Saya khawatir di tempat baru nanti omzet akan turun. Apalagi tahun 2000 lalu pernah dipindah ke Cilincing, tapi ditolak warga sekitar," katanya.

BERITA TERKAIT
ahok foto PD Pasar Jaya

Renovasi Pasar Senen Dipercepat

Jumat, 25 April 2014 5797

Gedung SMKN 33 Jakarta Utara

SMK 33 Jakut Akan Direlokasi

Kamis, 24 April 2014 13706

lokbin_koja-tutup.jpg

Blok B Lokbin 103 Permai Segera Ditempati

Senin, 31 Maret 2014 6989

Pedagang Lokbin Munjul Keluhkan Maraknya PKL diluar Pasar

PKL Liar Marak, Omset Pedagang Pasar Munjul Anjlok

Sabtu, 26 April 2014 9923

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2503

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1202

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 962

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 509

Gub pramono ppid

Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

Jumat, 18 September 2026 404

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks