Ramadhan, Kriminalitas Ibu Kota Diprediksi Meningkat

Jumat, 27 Juni 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Widodo Bogiarto 3916

Polda Imbau Ormas Tak Sweeping Selama Puasa

(Foto: doc)

Masyarakat Jakarta dan sekitarnya diminta meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, selama Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri diprediksi angka kejahatan akan meningkat. Sebab kegiatan perekonomian, khususnya di ibu kota dan sekitarnya cenderung meningkat. Hal ini berpotensi menyebabkan naiknya angka kriminalitas, terutama pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Untuk mengantisipasi hal ini, Polda Metro Jaya akan meningkatkan patroli.


Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto mengatakan, untuk mengantisipasi melonjaknya angka kejahatan, pihaknya akan meningkatkan pengamanan, khususnya di titik rawan kejahatan. Setidaknya 7.200 personel dikerahkan untuk menjaga ibu kota dan sekitarnya. Banyaknya personel yang dikerahkan diharapkan mampu memberikan keamanan dan kenyamanan bagi warga ibu kota selama puasa.

Personel nantinya akan disebar di berbagai lokasi dengan pakaian seragam dan sebagian lagi berpakaian preman. Lokasi yang menjadi sasaran pengamanan antara lain SPBU, pegadaian, toko emas, tempat hiburan, dan pasar-pasar.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan tindakan preventif (pencegahan), khususnya untuk mengantisipasi peredaran minuman keras, senjata tajam, dan petasan. Masyarakat diimbau agar tetap berhati-hati. Mengingat aksi kejahatan tak dapat diprediksi.

“Yang menjadi masalah setiap tahun menjelang  dan selama Ramadan adalah kejahatan cenderung meningkat, khususnya curas dan curanmor. Ramadhan dan Idul Fitri kegiatan ekonomi luar biasa dan transaksi banyak sekali," kata Rikwanto, Jumat (27/6).

Rikwanto menambahkan, pihaknya mengimbau kepada organisasi masyarakat (ormas) untuk tidak melakukan sweeping selama bulan puasa. Sebab pihaknya telah mengerahkan ribuan personel untuk melakukan pengawasan tempat hiburan. Selain itu, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta, dalam hal ini Satpol PP dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

"Kita imbau tidak ada yang melakukan sweeping, kita sudah terjunkan sebanyak 7.200 personel untuk mengamankan Jakarta," ujar Rikwanto.

Dikatakan Rikwanto, bagi ormas yang mengetahui adanya pelanggaran diharapkan tidak mengambil tindakan sendiri. Melainkan melaporkan kepada petugas. Bagi ormas yang kedapatan melakukan sweeping, maka akan ditindak tegas. "Laporkan saja kepada kita, pasti akan ditindaklanjuti," tegasnya.

BERITA TERKAIT
kasatpol tutup tempat hiburan malam

Hari Ini, Ratusan Personel Awasi Tempat Hiburan

Jumat, 27 Juni 2014 19000

Plt Gubernur Basuki Tjahaja Purnama

Ramadhan, Basuki Kunjungi 2 Masjid Setiap Hari

Kamis, 26 Juni 2014 4585

Jelang Ramadhan, Peziarah Penuhi Makam

Jelang Ramadhan, TPU Dipenuhi Peziarah

Rabu, 25 Juni 2014 5204

Pengemis

Pemberi Uang ke Pengemis Akan Didenda Rp 20 Juta

Rabu, 25 Juni 2014 10383

Jelang Ramadhan, 487 Botol Miras dan 158 Orang Diamankan

Jelang Ramadhan, 487 Botol Miras dan 158 Orang Diamankan

Selasa, 24 Juni 2014 3694

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7036

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4655

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2172

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 2203

Pengprov akuatik dki jakarta rezap

Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

Kamis, 29 Oktober 2026 1747

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks